1 Warga Tewas Dalam Kebakaran di Samarinda

Kebakaran melanda permukiman warga di Jalan Merdeka Barat RT 88 Sungai Pinang Dalam, kecamatan Sungai Pinang, Samarinda, Kalimantan Timur, Rabu (3/1/2018) dini hari.

Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 00.05 WITA.

Selain menghanguskan 2 rumah, juga menelan korban jiwa seorang warga diduga orang dewasa.

Belum diketahui pasti penyebab kebakaran, namun kobaran api yang demikian cepat berkobar membuat panik warga yang sebagian besar tengah terlelap.

Warga yang tersadar, bergegas menyelamatkan barang mereka, ke tempat lebih aman.

“Apinya memang cepat sekali membesar Pak. Bersyukur bisa cepat juga selamatkan barang yang bisa diselamatkan,” kata warga setempat, Fendi saat kejadian.

Petugas pemadam yang diterjunkan dari 13 unsur pemadam baik itu Dinas Pemadam Kota Samarinda, BPBD, Tagana, TNI dan Polri hingga relawan kebencanaan, berhasil memadamkan kobaran api sekitar 45 menit kemudian.

“Sementara terdata, bangunan yang terbakar 2 bangsal terdiri dari 10 pintu,” kata petugas Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Kota Samarinda Nanang Arifin, dikonfirmasi merdeka.com pagi ini.

Diterangkan Nanang, sementara ini juga, 11 kepala keluarga kehilangan tempat tinggal pascakejadian.

“11 KK itu terdiri dari sekitar 41 jiwa,” ujar Nanang.

Beberapa saat pascakobaran api berhasil dipadamkan, ditemukan 1 warga tewas terpanggang di tengah puing kebakaran.

Kondisinya sangat mengenaskan dan sudah sulit untuk dikenali. Jasad itu segera dievakuasi ke kamar jenazah RSUD AW Syachranie.

“Benar, 1 orang meninggal usia dewasa. Sementara ini identitasnya belum diketahui,” jelas Nanang.

Proses pemadaman telah selesai dan kini lokasi kejadian dan juga korban tewas, sedang dalam penanganan dan penyelidikan Polresta Samarinda.

Sementara bagi warga yang kehilangan tempat tinggal mereka, saat ini sementara memilih mengungsi ke rumah tetangga sekitar rumah mereka.

Bagaimana menurut Anda? Tulis pendapatmu di kolom komentar

You may also like...

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *