32 Orang Terjaring Razia Masker di Sambutan, Pesta Ultah dan Nikah Dilarang

Tim gabungan penegak disiplin Perwali Nomor 43 Tahun 2020 kembali sasar Kecamatan Sambutan yang dilaksanakan sudah ketiga kalinya.

Kali ini razia berlokasi di Kecamatan Sambutan, Jl Sultan Sulaiman dan terjaring masyarakat yang tidak menggunakan masker sebanyak 32 orang, Selasa (22/09/2020) siang.

Menurut Camat Sambutan Nofiansyah, jumlah 32 ini tergolong sudah mulai menurun dibandingkan pada razia sebelumnya.

“Ini ada sedikit kesadaran masyarakat, khususnya wilayah Sambutan terhadap pentingnya protokol kesehatan. Hari ini ditemukan warga yang tidak bermasker di bawah 50 orang. Karena pada razia sebelumnya masyarakat yang bermasker dan tidak bermasker itu jumlahnya bisa dibilang berimbang, sekarang sudah lebih dari 50 persen warga mulai bermasker,” ucapnya.

Karena lanjutnya, pemberitahuan di tingkat kecamatan sampai di kelurahan turun ke tingkat RT sampai ke masyarakat terus mereka sosialisasikan wajib pakai masker.

“Selain itu juga kami tempel tulisan-tulisan himbauan agar taat dengan protokol kesehatan. Perlu diketahui juga sampai hari ini sudah 5 orang meninggal akibat Covid-19 di wilayah Sambutan dan 32 orang sedang dalam perawatan isolasi mandiri,” jelas Nofiansyah.

Sampai saat ini di Kecamatan Sambutan juga mengeluarkan aturan dilarang ada kegiatan dalam bentuk apapun yang menumpuk banyak orang sampai ke tingkat masayarakat.

“Saat ini dilarang dulu mengadakan kegiatan seperti pesta ulang tahun, pernikahan dan lainnya. Harus ada izin yang lengkap mulai dari satgas Covid-19 Kota Samarinda, bahkan sampai kegiatan sepak bola atau kuda lumping sekalipun kami larang dulu,” bebernya.

Bahkan sebutnya, aktifitas di Kecamatan Sambutan hari-hari dibatasi kegiatannya.

Beberapa urusan yang sifatnya urgent saja dilayani itu pun dengan batasan, selebihnya menggunakan online lewat WA.

You may also like...

Sampaikan komentar terbaik Anda