59 Tahun Terisolir, Warga Teluk Dalam di Muara Jawa Akhirnya Punya Jembatan

Bupati Kutai Kartanegara Edi Damansyah dan Wakil Bupati Rendi Solihin, meresmikan penggunaan Jembatan Kelurahan Teluk Dalam, Kecamatan Muara Jawa, Selasa (16/03/21).

Jembatan yang dinamai “Idaman” itu sepanjang 80 meter dan lebar 7 meter.

Menggunakan rangka baja dengan beban layanan sekitar 50 ton, jembatan bertipe Klas B ini dibangun dengan anggaran Rp21.676,401,600.

Peresmian ditandai pengguntingan pita dan pelepasan burung merpati yang melambangkan kesetiaan Bupati dengan masyarakat Kukarserta pemecahan kendi sebagai tanda terlepasnya daerah terisolir selama 59 tahun.

Selain itu, Bupati dan Wakil Bupati juga melakukan peninjauan Kampung Tangguh dan peresmian Puskesmas Pembantu di Kelurahan Teluk Dalam.

Dalam arahannya, Bupati Edi Damansyah mengatakan, ketersediaan prasarana fisik jembatan merupakan faktor penunjang pengembangan suatu wilayah.

Sebagai bagian dari sistem transportasi, jembatan mempunyai peranan penting dalam mendukung ekonomi, sosial dan budaya suatu wilayah.

“Pembangunan jembatan ini merupakan solusi masalah yang telah bertahun-tahun dirasakan masyarakat sehingga terbukalah akses transportasi yang berdampak bagi perekonomian,sosial dan budaya masyarakat,” imbuhnya sebagaimana rilis Prokom.

Edi sangat berharap dengan terbangunnya jembatan ini bisa memperlancar arus ekonomi maupun distribusi barang dan jasa sehingga meningkatnya pertumbuhan ekonomi dan peningkatan pendapatan masyarakat.

Selain itu, ia juga meminta kepada masyarakat untuk dapat memanfaatkan dan menjaga dengan sebaik-baiknya aset yang sudah dimiliki agar sesuai dengan visi dan misi pemerintah dalam membangun daerah.

You may also like...

Sampaikan komentar terbaik Anda