AirVisual Imbau Warga Samarinda Tutup Jendela

Sejak sekitar dua pekan terakhir, udara di Kota Samarinda mulai bercampur asap.

Partikel hasil pembakaran itu ditengarai kiriman dari luar Kota Tepian.

Warga di ibu kota Provinsi Kaltim inipun diimbau untuk menutup jendela.

Ini berdasarkan rekomendasi dari AirVisual.com saat diakses Sabtu (14/09/2019).

Air Visual merupakan situs penyedia kualitas udara dan polusi harian kota-kota besar di dunia.

Berdasarkan US Air Quality Index (AQI), kualitas udara Samarinda berada di angka 99 dengan parameter PM2,5 konsentrasi 35.2 µg/m³.

Kendati skor tersebut masih dikategorikan ‘Sedang’, namun ada catatan penting yang perlu diperhatikan.

Bagi kelompok sensitif agar mengurangi aktifitas olah raga di luar ruangan.

Selain itu, terdapat imbauan untuk menutup jendela guna menghindari udara kotor masuk ke dalam ruangan.

Situs ini juga menampilkan prakiraan kualitas udara di Samarinda beberapa hari ke depan.

Diramalkan bakal kian mengkhawatirkan.

Terutama dimulai pada Senin 16 September 2019, warga harus menggunakan masker.  

Hanya saja, pihak BMKG mengimbau agar penggunaan masker dilakukan mulai saat ini, mengutip idntimes.com.

Kepala Kelompok Teknisi (Kapoksi) BMKG Samarinda, Aliansyah menyampaikan kabut asap diperkiraan merupakan kiriman dari Kalimantan Selatan dan Kalimantan Barat.

Bahkan bisa lebih pekat karena asap dari Mahakam Ulu dan Kutai Barat juga juga bergerak ke Samarinda.

“Syukurnya saat ini pergerakan angin masih banyak di tenggara ke selatan,” paparnya.

Bagaimana menurut Anda? Tulis pendapatmu di kolom komentar

You may also like...

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *