Analisis BMKG soal Gempa Berau Magnitudo 4,1

Gempa bermagnitudo (M) 4,1 terjadi di Berau, Kalimantan Timur, pukul 01.42 Wita, dinihari tadi.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat peristiwa ini merupakan gempa pertama di Pulau Kalimantan pada 2021.

“Jika sejak awal bulan Januari 2021, Pulau Kalimantan nihil aktivitas gempa dirasakan, maka hari ini Jumat, 29 Januari 2021, pukul 00.42.00 WIB giliran Berau salah satu wilayah kabupaten di Provinsi Kalimantan Timur diguncang gempa tektonik. Hasil analisis BMKG menunjukkan bahwa gempa yang terjadi memiliki magnitudo 4,1,” kata Kepala Bidang Mitigasi Gempa Bumi dan Tsunami BMKG Daryono lewat keterangannya, Jumat (29/01/2021).

Menurut analisis BMKG, episenter gempa terletak pada koordinat 2,03 Lintang Utara dan 118,05 Bujur Timur, tepatnya di laut pada jarak 62 km arah timur Kota Tanjung Redeb pada kedalaman 10 km.

Gempa tidak berpotensi menimbulkan tsunami.

“Patut disyukuri dengan episenter di lepas pantai Berau, tetapi karena kekuatan gempa yang relatif kecil, maka tidak berpotensi tsunami,” ujar Daryono.

Daryono mengatakan gempa ini merupakan jenis dangkal akibat aktivitas sesar aktif.

Guncangan gempa ini dirasakan di wilayah Tanjung Redeb dan Tabalar dalam skala intensitas II-III MMI.

Guncangan yang mencapai skala intensitas III MMI, sebutnya, belum merusak.

“Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa ini merupakan jenis dangkal akibat aktivitas sesar aktif. Diduga kuat pemicu gempa ini adalah sumber gempa di Zona Sesar Mangkalihat (Mangkalihat Fault Zone),” jelas Daryono.

Guncangan gempa ini dirasakan di wilayah Tanjung Redeb dan Tabalar dalam skala intensitas II-III MMI.

Guncangan dirasakan warga yang sedang tidak tidur,” imbuhnya.

Sementara itu, hingga pagi hari ini, Jumat, 29 Januari 2021, pukul 00.42.00 WIB, BMKG sudah mencatat gempa dirasakan sebanyak 77 kali gempa sejak 1 Januari 2021. (dtc)

You may also like...

Sampaikan komentar terbaik Anda