Anggota DPR RI Heran Kualitas Aspal Jembatan Mahkota II, Sebut Sangat Berbahaya

Sejumlah anggota DPR RI beberapa hari lalu meninjau Jembatan Mahkota II Samarinda.

Wakil rakyat dari Komisi V DPR, Nurhayati menyoroti kualitas aspal bentang jembatan tersebut.

Saya melihat aspal di jalan ini kurang bagus, bukankah desain dan konsepnya sudah di buat dengan baik tapi mengapa kondisinya seperti ini, ungkap Nurhayati, heran.

Pengerjaan proyek ini seharusnya berkesinambungan dan tidak hanya mengedepankan kekuatan jembatannya saja tetapi juga aspek kenyamanannya.

Politisi Senayan dari F-PPP itu mengatakan, Jembatan Mahkota II baru disertifikasi tentang kekuatannya saja, sedangkan sertifikasi kelayakan jalannya belum.

Kalau seperti itu kondisinya, saya tidak perkenankan jembatan ini dibuka dulu, nanti akan sangat berbahaya,” tandasnya.

Ia juga menegaskan, perbaikan dan peningkatan insfrastruktur sangat penting guna meningkatkan kualitas hidup manusia,kesejahteraan dan memberantas kemiskinan.

“Tanpa peningkatan insfrastruktur, peningkatan kesejahteraan akan sulit dicapai, oleh karenanya kita meminta pemerintah untuk lebih fokus terhadap pembangunan insfrastruktur ini,” tegasnya.

Menanggapi hal itu, Direktur Jalan Bebas Hambatan dan Fasilitasi Jalan Daerah Ditjen Bina Marga Kementerian PUPR, Sugiartanto mengatakan, untuk saat ini kondisi jalannya belum maksimum karena belum serah terima dan masih uji coba.

“Soal kondisi aspal yang kurang baik nanti kita akan proses seiring berjalannya waktu, sekarang yang kita pikirkan masalah keamanan dulu ,” jelasnya.

You may also like...

Sampaikan komentar terbaik Anda