Bayi Baru Lahir Otomatis Langsung Dijamin BPJS Kesehatan, Tapi…

Saat ini bayi yang baru dilahirkan otomatis langsung dijamin oleh BPJS Kesehatan.

Perubahan aturan tersebut menyusul terbitnya Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 82 tahun 2018 Tentang Jaminan Kesehatan yang menyempurnakan payung hukum sebelumnya.

Kepala Cabang Samarinda BPJS Kesehatan, Octovianus Ramba menjelaskan, ketentuan baru ini bertujuan menekan atau mencegah kematian pada bayi yang baru lahir.

“Ini merupakan ketentuan baru, dengan harapan memberikan pencerahan kepada masyarakat, sekaligus memotivasi para orangtua untuk segera mendaftar BPJS beserta bayinya,” jelasnya saat acara media gathering dan sosialisasi Perpres tersebut di Kantor BPJS Kesehatan Samarinda, Jalan AW Sjahranie, belum lama ini.

Sementara, dalam kesempatan terpisah, Kepala Humas BPJS Kesehatan, M Iqbal Anas Ma’ruf, mengatakan peraturan baru ini dibuat untuk menghilangkan kabar bayi baru lahir yang tidak mendapatkan layanan lantaran terkendala masalah administrasi.

Makanya, sambung dia, kini setiap bayi baru lahir dari ibu peserta BPJS Kesehatan secara otomatis akan mendapatkan layanan JKN-KIS.

“Pemerintah berharap ke depannya jangan ada lagi pemberitaan bayi baru lahir tidak dapat dirawat karena ada kendala biaya,” jelasnya.

BELUM TERDAFTAR

Sekadar informasi, dalam Perpres 82 Tahun 2018 disebutkan pula bahwa orangtua kandung yang sudah terdaftar BPJS diwajibkan untuk mendaftarkan dan membayarkan iuran kepesertaan bayinya paling lambat 28 hari setelah lahir.

Ini karena bayinya hanya ditanggung selama waktu tersebut, sehingga harus segera didaftarkan untuk memastikan tanggungan BPJS terus berlanjut.

Sedangkan orangtua yang belum menjadi peserta BPJS Kesehatan, maka wajib mendaftar dalam waktu selambat-lambatnya 14 hari.

Bagaimana menurut Anda? Tulis pendapatmu di kolom komentar

You may also like...

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *