Benarkah Pasar di Samarinda akan Ditutup? Ini Penjelasan Pemkot

Beredar informasi di kalangan warga masyarakat Kota Samarinda, terutama di media sosial tentang rencana penutupan sejumlah pasar tradisional.

Kabar tersebut setidaknya menyebut tiga pasar yang bakal ditutup masing-masing selama tiga hari karena ada kegiatan disinfektan Covid-19.

Mulai dari Pasar Segiri, Pasar Pagi, kemudian Pasar Rahmat di Jalan Lambung Mangkurat.

Namun munculnya informasi yang belum jelas ini akhirnya mendapat tanggapan dari Pemkot Samarinda.

“Sampai sekarang tidak satupun pasar tradisional dan pasar modern yang diminta tutup,” tulis Kepala Dinas Perdagangan Kota, Marnabas saat dikonfirmasi HarianKaltim.com, Minggu (22/03/2020) malam.

Mantan Camat Samarinda Utara ini kemudian meminta agar media membantu meluruskan kabar hoax tersebut.

“Terima kasih, tolong diluruskan info yang keliru itu,” pungkasnya    

Sementara itu, penyemprotan disinfektan di Kota Tepian ini memang telah dilakukan.

Baik yang dilakukan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) maupun Palang Merah Indonesia (PMI).

Hanya saja, sejauh ini upaya antisipasi penyebaran wabah virus Corona itu menyasar tempat layanan publik, berupa rumah ibadah, rumah sakit atau klinik, gedung sekolah, resto, bank, gedung pemerintah dan swasta.

Sedangkan untuk pasar tradisonal maupun modern atau mal masih belum terdengar ada yang disemprot cairan disinfektan.   

You may also like...

Sampaikan komentar terbaik Anda