BMKG: Waspada Cuaca Ekstrem di Kaltim Hari Ini

Di tengah banjir yang melanda sebagian wilayah Kota Samarinda, Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) merilis peringatan dini kewaspadaan terhadap cuaca ekstrem hari ini.

Melalui laman resminya yang dikutip HarianKaltim.com, Senin (24/05/2020), disampaikan Kaltim merupakan salah satu dari 14 wilayah di Indonesia yang berpotensi hujan lebat disertai angin kencang atau kilat/petir.

Sejumlah wilayah yang berpotensi terjadi hujan lebat disertai petir khususnya pada sore dan malam hari yakni di Long Iram dan Bentian Besar Kabupaten Kutai Barat (Kubar).

Lalu wilayah Tabang dan Muara Muntai Kabupaten Kutai Kertanegara (Kukar) dan Long Bagun Kabupaten Mahakam Ulu (Mahulu)

Untuk wilayah Muara Muntai dan Tabang potensi hujan lebat disertai petir diperkirakan terjadi pada pukul 20.00 Wita.

Sedangkan Long Bangun dan Bentian Besar diperkirakan pukul 17.00 Wita.

BERDAMPAK KE SAMARINDA?

Nah, cuaca ekstrem di wilayah hulu Sungai Mahakam ini dikhawatirkan berdampak terhadap situasi banjir di Kota Samarinda.

Pasalnya, tahun lalu kondisi serupa telah terjadi.

Penyebab banjir yang meluas di Kota Tepian disinyalir dikarenakan tiga sebab.

Pertama, level Sungai Mahakam yang naik karena Hulu Mahakam hujan.

Kedua, pasang air laut, dan curah hujan yang tinggi.

“Tabrakan tiga faktor ini, yang menyebabkan banjir parah,” kata Sekretaris Kota Samarinda, Sugeng Chairuddin, kala itu.

Sementara, beberapa hari lalu Kepala BMKG Stasiun Kota Samarinda, Riza Alfian Noor memperkirakan hujan masih akan terjadi hingga 25 Mei 2020 ini.

“Kami prediksi musim kemarau paling cepat datang akhir Juni. Itu daerah Kaltim bagian utara. Untuk Samarinda diprediksi di akhir Juli baru kemarau. Artinya warga masih harus tetap waspada ancaman banjir,” ujar Riza.

You may also like...

Sampaikan komentar terbaik Anda