BNN Serbu Terminal Samarinda, 6 Sopis Bus Positif Narkoba

Aparat gabungan BNN provinsi Kalimantan Timur, Brimob Polda Kalimantan Timur hingga Dishub Samarinda, menyidak 2 terminal bus di Samarinda.

Dari tes urin, 6 sopir bus positif narkoba.

Keenamnya kini diamankan di markas BNN Provinsi Kalimantan Timur.

Sidak dilakukan selama 2 jam mulai pukul 10.00 Wita.

Tim gabungan lebih dulu menyasar terminal bus antarkota dalam provinsi di Jalan Pangeran Untung Surapati, Sungai Kunjang.

Sejumlah sopir dan awak bus, sempat dibikin panik.

“Mereka (sopir bus) sempat kaget waktu kita datang,” kata Kepala BNN Provinsi Kalimantan Timur Brigjen Pol Raja Haryono seperti disampaikan Kabid Rehabilitasi BNN Provinsi Kalimantan Timur Iwan Setiawan, Kamis (28/12/2017).

Satu per satu, sopir bus baik rute Balikpapan maupun Melak Kutai Barat, masuk ke kamar kecil.

Petugas mengambil sampel urin untuk diperiksa di tempat.

Dari puluhan sopir dites urin, beberapa di antaranya dinyatakan positif.

“Hasilnya, ada 3 sopir yang positif mengandung narkoba ya,” kata Iwan.

Tim terus gerak cepat. Giliran terminal bus antarkota antar provinsi rute Samarinda ke Banjarmasin di Samarinda Seberang, disidak petugas.

Sejumlah sopir juga dibikin terkejut dengan kedatangan petugas.

“Urin sopir bus di terminal bus Samarinda Seberang ini juga kita tes. Hasilnya, juga ada 3 sopir positif. Keenamnya kita bawa ke kantor (BNN Provinsi Kalimantan Timur),” terang Iwan.

Iwan menerangkan, keenam sopir yang positif menggunakan narkoba, masih menjalani pemeriksaan.

Petugas BNN pun terus mendalami keterangannya.

Menurut Iwan, sidak tes urin untuk memastikan keamanan dan kenyamanan penumpang bus, memanfaatkan transportasi bus sebagai sarana transportasi umum untuk bepergian.

“Penumpang bisa dengan nyaman bepergian menggunakan bus. Itu tujuan utama dari sidak ini,” ungkap Iwan.

Tes urin lanjut Iwan, tidak hanya dilakukan hari ini. Dalam waktu dekat, tes urin serupa, akan kembali digelar.

“Yang jelas lokasi berikutnya masih dirahasiakan,” demikian Iwan.

Bagaimana menurut Anda? Tulis pendapatmu di kolom komentar

You may also like...

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *