Dukung RSI Dibuka Kembali, Pemprov Siapkan Rp1,9 M

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltim terus mendukung Rumah Sakit Islam (RSI) Samarinda, kembali beroperasi.

Dukungan yang diberikan beragam di antaranya menyediakan anggaran sebesar Rp1,9 M pada tahun 2021 dari dana CSR perusahaan.

Sementara, pengoperasian kini berada di tangan pihak Yayasan Rumah Sakit Islam (YARSI).

“Alhamdulillah, informasi Direktur RSI dr Didik Santosa, proses perizinan sudah dilayangkan ke PTSP Samarinda secara online. Bahkan, Sekda Kota Samarinda sudah diminta untuk mengawal proses tersebut,” kata Asisten Pemerintahan dan Kesra Setprov Kaltim Dr HM Jauhar Efendi ketika didaulat RRI Samarinda dalam dialog Halo Kaltim untuk menjadi salah satu narasumber mewakili Pemprov Kaltim, Selasa (09/02/2021) pagi.

Menurut Jauhar, dibukanya kembali RSI menjadi harapan warga masyarakat Samarinda.

Bahkan, pendengar setia RRI dari Kutai Barat, sangat mendukung dan berharap RSI Samarinda bisa beroperasi kembali.

Di tengah keterbatasan kemampuan pemerintah dan rumah sakit menampung pasien Covid-19, tentu rencana dibukanya kembali RSI Samarinda, bak orang yang berada di padang pasir, menemukan oase (mata air) yang bisa menghilangkan dahaga di tengah terik matahari.

Persyaratan proses perijinan telah dipenuhi. Termasuk Perjanjian Kerjasama antara Yayasan dengan Pemprov Kaltim. Demikian pula sejumlah dokter dan perawat telah disiapkan guna memberikan pelayanan,” jelasnya.

Meski demikian, tentu hal ini nanti akan dilakukan visitasi dan kalau perizinan sudah keluar.

Begitu juga unit yang akan dibuka dulu adalah Instalasi Gawat Darurat (IGD) dan klinik. Selanjutnya perlahan-lahan akan dibuka unit layanan yang lain.

“Semoga segera terwujud. Aamiin,” ucapnya.

Dialog menghadirkan narasumber Direktur RSI Samarinda dr Didik Santosa dan Pengamat Pemerintahan asal Unmul Dr Iman Surya. (hms)

You may also like...

Sampaikan komentar terbaik Anda