HARI GURU – Gubernur Apresasi PGRI Kaltim

Sebagai penghormatan dan penghargaan kepada guru di seluruh Indonesia, pemerintah Republik Indonesia menetapkan tanggal 22 Nopember sebagai Hari Guru Nasional (HGN) dan HUT Persatuan Guru Republik Indonesia(PGRI) ke-71 yang diperingati oleh semua guru di seluruh penjuru  Nusantara.

Di Kaltim, peringatan dihadiri Gubernur Drs H Awang Faroek Ishak, Wakil Gubernur HM Mukmin Faisal HP, Kepala Dinas Pendidikan Kaltim Dra Hj Dayang Budiati MM, dan Ketua PGRI H Musyahrim MM, beserta para FKPD, SKPD di lingkungan Pemprov Kaltim dan ribuan anggota PGRI Kaltim, di Gedung Serba Guna Komplek GOR Sempaja, Selasa (22/11/2016).

Gubernur menegaskan, tugas dan tanggung jawab  para  guru amatlah besar. Oleh sebab itu hendaknya profesi guru tidak dipandang sebagai beban tapi sebagai kehormatan untuk menumbuhkan generasi baru yang cerdas.

Ia juga berkata peringatan HGN tahun ini harus lebih membangkitkan semangat pengabdian para guru dalam rangka melahirkan generasi masa depan Kaltim yang handal, terampil, beriman dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa.

Tema peringatan HGN dan HUT ke-71 PGRI adalah membangkitkan kesadaran kolektif guru dalam meningkatkan mutu pendidikan. Dengan tema tersebut sejalan dengan visi Kaltim Maju 2018 yang bertekad memajukan kehidupan masyarakat melalui peningkatan SDM yang cerdas, terampil, berakhlak mulia yang diwujudkan melalui program Kaltim Cemerlang.

Gubernur melanjutkan, tanpa dukungan guru yang memiliki dedikasi, integritas dan profesionalisme, maka percepatan peningkatan mutu dan daya saing SDM akan berjalan lambat.

Karena itu, Pemprov Kaltim secara khusus memberikan apresiasi kepada PGRI Kaltim yang selama ini telah memberikan dukungan pada upaya peningkatan mutu dan daya saing pendidikan di Kaltim.

“Pemprov dan PGRI diharapkan bisa terus bersinergi untuk mengatasi berbagai permasalahan dan bersama-sama dalam mewujudkan dan menyukseskan program-program pendidikan dalam rangka melahirkan SDM yang berkualitas untuk membangun daerah,” jelasnya.

Dalam acara tersebut, Gubernur juga menyerahkan Beasiswa Kaltim Cemerlang, penghargaan kepada guru berprestasi, dan pelepasan calon mahasiswa ke Rusia.

Ketua Umum PGRI Kaltim, Drs H Musyahrim MM dalam sambutannya menyampaikan, pada tanggal 25 November 1945, Persatuan Guru Republik Indonesia lahir dari kesadaran kebangsaan dan sebagai perjuangan para dosen, tenaga kependidikan, para pensiunan guru dan pegawai pendidikan dan pengajaran yang baru didirikan.” tuturnya. “Mereka bersatu padu bertekad mencerdaskan bangsa, perjuangan melawan kebodohan dalam misi kemerdekaan,” tambah Musyahrim.

Sementara, Kepala Disdik Kaltim, Dra Dayang Budiati dalam laporannya menyampaikan HUT PGRI dan Hari Guru Nasional 2016 ini dihadiri dari unsur PGRI, Dewan Pendidikan, tenaga pendidik dan kependidikan, mahasiswa serta siswa-siswi dengan jumlah enam ribu orang. (HK-01)

You may also like...

Sampaikan komentar terbaik Anda