Ikhtiar Meminimalisir Banjir (Bag 2) – Wali Kota: Bengkuring Bagian dari Prioritas!

Warga masyarakat Perumahan Bengkuring patut bernapas lega lantaran banjir yang kerap menghantui saban tahun akhirnya bakal ditanggulangi secara tuntas oleh pemerintah.

Kepastian ini disampaikan Wali Kota Samarinda, Dr Andi Harun saat memimpin rapat koordinasi (rakor) penanganan banjir di Kota Samarinda, Rabu (14/04/2021) siang, di Balaikota.

Pertemuan teknis inipun melibatkan perwakilan Pemprov Kaltim.

Andi Harun menjelaskan bahwa pembenahan di kawasan Bengkuring merupakan bagian dari penanganan banjir Simpang Sempaja secara komprehensif.

Andi Harus saat mengunjungi korban banjir di Perumahan Bengkuring, Sempaja Timur, Samarinda Utara, pada Mei 2020 lalu.

Ia menegaskan ada tiga titik yang menjadi prioritas.

Di antaranya Simpang Mal Lembuswana, Simpang Sempaja, serta Jalan DI Panjaitan.

Untuk simpang Sempaja, terang dia, sekaligus mencakup Sempaja ujung dan Bengkuring.

Sementara untuk Jalan DI Panjatan sekaligus mencakup Mugirejo dan Lempake.

“Intinya bertahap tapi yang terpenting harus dikerjakan dan ada hasilnya. Untuk lokasi lainnya juga pasti tetap akan menjadi perhatian kita ke depan,” tegasnya.

Karena itu, penanganan ke depan dipastikan harus komprehensif dan tersistem agar dana yang digelontorkan benar-benar bisa menjawab permalahan banjir yang sampai sekarang masih terus menghantui warga Kota Tepian.

Ia mengatakan, semua harus disesuaikan dengan kekuatan APBD Samarinda saat ini.

Namun bagi dia, meski dengan keterbatasan anggaran, tetap harus ada yang dikerjakan dan paling tidak memberikan hasil nyata di lapangan.

“Satu per satu akan kita eksekusi,” ujarnya.

Mantan Wakil Ketua DPRD Kaltim dua periode ini mengakui upaya untuk mengatasi banjir ini memang sudah lama dilakukan.

Namun kemungkinan besar karena koordinasi yang kurang.

Karena itu, ia meminta agar koordinasi ke depan bisa lebih ditingkatkan.

“Jika ada permasalahan sosial di lapangan, supaya bisa dilaporkan, termasuk ke Wali Kota biar bisa dikontrol dan dicarikan jalan terbaiknya. Karena kalau saya lihat, tanggung jawab kita itu lebih banyak di permasalahan sosial. Pemkot akan lebih serius untuk menganggarkan ini,” ungkapnya.

Wali Kota (Wawali) , Dr H Rusmadi menambahkan, persoalan banjir di Kota Samarinda ini memang sangat kompleks, sehingga memerlukan sinergitas dan kerja sama semua pihak terkait.

“Kita semua selama ini sudah punya komitmen bersama. Tinggal saat ini komitmen bersama untuk melaksanakannya di lapangan,” tandas Wawali sebagaimana dikutip dari rilis Kominfo.

Rakor tersebut juga dihadiri Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Samarinda Sugeng Chairuddin, perwakilan Balai Wilayah Sungai (BWS) Kalimantan IV Samarinda, Ketua DPRD Kota Samarinda Sugiyono, para pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, serta camat dan lurah se-Kota Samarinda. (*/mh/sos/bersambung)

You may also like...

Sampaikan komentar terbaik Anda