Ini Identitas dan Kondisi Satu Korban Kapal Meledak yang Ditemukan Mengapung di Mahakam

Tim SAR gabungan menemukan satu jenazah yang diduga salah satu dari tiga pekerja yang hilang pasca ledakan kapal LCT di tepian Sungai Mahakam.

Mendapat laporan dari seorang nelayan di wilayah Anggana, Kabupaten Kutai Kartanegara, Tim Basarnas bersama Polair Polda Kaltim dan petugas TNI Angkatan Laut di Pos Anggana langsung mengevakuasi jasad laki-laki yang mengapung di Sungai Mahakam tersebut.

Evakuasi berlangsung lama, lantaran kondisi di lokasi penemuan diguyur hujan dan menunggu ambulans untuk membawa korban ke rumah sakit untuk divisum.

Menurut anggota Tim SAR, Ipda Arnes Saudara, korban ditemukan tewas mengapung dan belum membusuk.

“Kondisi jasad korban penuh dengan luka dan bagian kepala mengalami luka sobek akibat benturan. Korban segera dibawa ke Rumah Sakit Abdul Wahab Syahranie, Samarinda untuk divisum,” ujar anggota Tim SAR, Ipda Arnes Saudara.

Sementara warga di sekitar lokasi, bernama Saidi mengatakan pada Kamis malam (11/2/2021) satu korban tewas dari kapal meledak sudah ditemukan sekitar lokasi kejadian.

Korban tersebut bernama Gunawi dengan kondisi kaki dan tangan patah.

Korban sudah dibawa ke rumah sakit untuk divisum.

Di lokasi ledakan kapal LCT suasana tampak sepi dan kapal naas tersebut karam di sisi dermaga gelangan kapal dengan garis polisi dan pemasangan alat temporary storage floating oil bag, agar tumpahan minyak tidak menyebar ke Sungai Mahakam.

Sebelumnya dua kapal Landing Craft Tank (LCT) pengangkut minyak mentah dan solar (BBM) terbakar dan meledak di kawasan galangan kapal milik PT Barokah Perkasa Group (PT BPG) di Samarinda, Kamis (11/02/2021).

Akibat insiden tersebut satu pekerja mengalami luka-luka, dua korban ditemukan tewas dan satu korban masih dalam pencarian.

Artikel ini sebelumnya terbit di https://www.antvklik.com/headline/korban-kapal-lct-meledak-ditemukan-tewas-mengapung-di-sungai-mahakam

You may also like...

Sampaikan komentar terbaik Anda