Jalan Amblas Dekat Tambang di Sangasanga Bukanlah Kejadian Pertama, Ini Buktinya

Ruas jalan poros di Kecamatan Sangasanga, Kabupatena Kutai Kartanegara, tiba-tiba amblas, Kamis (29/11/2019) siang.

Padahal saat itu matahari tengah bersinar dengan terik.

Diduga kuat longsornya jalur yang menghubungkan Sangasanga dan Muara Jawa itu akibat aktivitas tambang batu bara.

Lokasi penambangan emas hitam itu memang cukup dekat dengan lokasi kejadian dan pemukiman.

Dalam bencana ini setidaknya lima rumah warga  dilaporkan ambruk ’ditelan bumi’.

Namun untungnya tidak ada korban jiwa.

Dari informasi yang dihimpun, badan jalan berlokasi di RT 09 Kelurahan Kampung Jawa.

Peristiwa mengejutkan itu sekira pukul 14.00 Wita.

Camat Sangasanga, Gunawan, menjelaskan, jarak antara lokasi pertambangan dengan kawasan permukiman warga kurang dari 100 meter.

Pihaknya telah meminta bantuan Dinas PU Kaltim guna mengambil langkah perbaikan.

TERULANG

Dari catatan media, kejadian amblasnya jalan di dekat areal penambangan batu bara bukan hanya terjadi kali ini.

Kurang lebih lima tahun lalu atau tepatnya Senin 4 Nopember 2013 malam sekira pukul 20.00 Wita, ruas Jalan Budiyara di Sangasanga ambruk.

Padahal konstruksinya beton yang merupakan jalur vital Kelurahan Sari Jaya menuju Kelurahan Sangasanga Muara.

Jalan yang runtuh sepanjang 100 meter dan membuat akses transportasi darat putus total.

Kala itu ribuan warga Sangasanga sempat terisolir.

Memang sempat pula ada kabar bahwa perusahaan tambang yang terkait bakal dievaluasi, namun kemudian seiring waktu seolah hilang ditelan bumi.

Akankah kejadian kali ini bakal bernasib serupa? Entahlah, semoga tidak.

Bagaimana menurut Anda? Tulis pendapatmu di kolom komentar

You may also like...

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *