Kaltara Akhirnya Punya Gedung BPD Megah, Dipuji Gubernur Irianto Lambrie

Gubernur Kalimantan Utara Irianto Lambrie menyatakan rasa syukur karena kini provinsi itu memiliki Gedung Pembangunan Daerah (BPD) Kaltim-Tara megah dan futuristik.

“Gedung ini mulai dibangun tahun lalu. Termasuk cepat. Gedungnya megah, dan futuristik,” kata Gubernur Irianto Lambrie di Tanjung Selor, Jumat (20/12/2019).

Hal itu disampaikan usai syukuran Gedung baru PT BPD Kaltim-tara di Jalan Jelarai Raya Tanjung Selor, Kabupaten Bulungan.

Bisa dikatakan Gedung BPD itu menjadi termegah di Tanjung Selor, selain Kantor Gubernur.

Kantor itu mulai dibangun tahun lalu berdiri di atas lahan 16 ribu meter persegi, dengan luas bangunan 5.048 meter persegi.

Diharapkan dengan keberadaan gedung ini dapat mempercepat layanan dan keputusan strategis bagi pengguna atau nasabah, juga mendukung percepatan kebijakan pemerintahan di Provinsi Kaltara.

Pada kesempatan itu, PT BPD Kaltim Kaltara juga menyerahkan CSR berupa satu unit mobil ambulans untuk operasional RSUD Tarakan yang dikelola Pemprov Kaltara.

Juga BPD menyerahkan bantuan kepada dua rumah tahfidz dan Panti Sosial Marga Rahayu Tresna Werdha Tanjung Selor.

“Sebagai gubernur, saya mengucapkan selamat dan apresiasi atas berdirinya gedung ini,” ujarnya.

Keberadaan gedung akan menambah keindahan dan kualitas pelayanan yang diberikan kepada masyarakat Kaltara, khususnya di Tanjung Selor sebagai ibukota provinsi.

Irianto menjelaskan untuk dunia perbankan, ada beberapa hal yang patut dipahami.

Pertama, perbankan dapat tumbuh kembang apabila mampu mendorong dan meningkatkan pertumbuhan ekonomi daerah.

Karena, ini adalah akumulasi dari semua sektor di kehidupan sosial masayrakat. Dari itu, harus bekerja keras meningkatkan pertumbuhan ekonomi.

Pertumbuhan ekonomi dapat meningkat karena adanya investasi. Investasi adalah “engine of growth”.

“Maka harus diciptakan suasana yang kondusif bagi masuknya investasi di Kaltara. Untuk itu, Kaltara sejak terbentuknya pada tujuh tahun silam, sudah mampu berlari kencang,” ujarnya.

Ini dibuktikan dengan berbagai indikator sosial dan ekonomi, termasuk beberapa penghargaan dari berbagai lembaga, termasuk dalam hal pengelolaan keuangan.

Tata kelola keuangan yang baik, menjadi prioritas saya sejak menjadi Pejabat Gubernur Kaltara.

Dan, selama ini Pemprov Kaltara berhasil menjaga tata kelola keuangan dengan baik. Bahkan berhasil mencapai Opini WTP (tanpa catatan) di tahun pertama pemeriksaan LKPD oleh BPK RI.

Capaian itu berhasil diraih hingga lima tahun berturut-turut, dan BPK RI juga Kemenkeu memberikan reward kepada Pemprov Kaltara.

You may also like...

Sampaikan komentar terbaik Anda