Keterlaluan! Modus Agen Elpiji di Samarinda Ini Bikin Grigitan Warga

Gas LPG tiga kilogram atau dikenal sebagai elpiji melon tampaknya mulai kembali langka di Kota Samarinda.

Pasalnya, dalam beberapa hari ini sukar ditemukan di penjual eceran maupun agen.

Kalau pun ada, harganya sudah mahal.

Bahkan di sebuah kawasan padat penduduk, ada oknum agen yang menjualnya di harga Rp26 ribu.

Padahal harga di agen tertulis Rp16 ribu.

Modus si agen sungguh keterlaluan.

Ia menjual gas tabung berwana hijau itu di kios baru yang disewanya.

Padahal jarak dari kios ke lokasinya sebagai agen resmi relatif cukup dekat.

Warga pun mengaku hanya bisa membeli di kios tersebut.

Sebab agen selalu beralasan gas habis atau kosong ketika warga ingin membeli ke pangkalan agen tersebut.

Anehnya, stok di kios milik si agen selalu tersedia, tentu harganya jauh berbeda.

Modus ini tentu membuat warga grigitan alias geram.

Terlebih bukan hanya agen ini saja yang selalu mengaku stoknya kosong.

Ada agen lainnya yang di depan pangkalannya selalu terlihat tumpukan tabung gas, namun saat warga ingin membeli, sang agen menyampaikan berbagai alasan.

Mulai dari gas kosong, sudah habis, hingga mobil pengantarnya belum datang.

Bahkan tetangga pangkalan agen itu sendiri tak pernah bisa membeli di situ.

Selalu disebut habis, hingga akhirnya membeli ke lain dengan harga yang mahal.

Bagaimana menurut Anda? Tulis pendapatmu di kolom komentar

You may also like...

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *