Korem 091/ASN Peringati Maulid, Dua Prajurit Lantunkan Ayat Suci dan Saritilawah

Sebanyak 350 prajurit dan Aparatur Sipil Negara (ASN) Korem 091/Aji Surya Natakesuma (ASN) beserta Persit Kartika Chandra Kirana memperingati acara Maulid Nabi Muhammad SAW tahun 1439 H/2017 M.

Acara berlangsung di Masjid Baitussalam Makorem 091/ASN, Jalan Gajah Mada, Samarinda Kota, Rabu 29 November 2017.

Sebelum acara pokok, pembacaan lantunan ayat-ayat suci Al-Qur’an surah Al-Ahzab ayat 21 sampai ayat 24 yang dilantunkan oleh Praka Abdul Hamid Yonif 611/Awl dengan sari tilawah Kopda Emis anggota Bintal Rem 091/ASN.

Dalam sambutan, Danrem 091/ASN Brigjen TNI Irham Waroihan yang dibacakan Danden POM VI/1 Samarinda, Letkol CPM Dermawan Agus, menyampaikan, Maulid Nabi Muhammad SAW yang selalu diperingati setiap tanggal kelahiran beliau yaitu tanggal 12 Rabiul Awwal bukanlah suatu acara seremonial belaka.

Peringatan ini sebuah momen spiritual untuk mentasbihkan beliau sebagai figur pemimpin umat sampai akhir jaman yang mengisi pikiran, hati, dan pandangan hidup kaum muslimin.

“Dalam Maulid, kita tidak sedang menggelar sebuah acara, tapi perenungan dan pengisian batin agar ketauladanan Rosulullah SAW betul-betul secara konkret tertanam, mengakar, menggerakkan detak-detak jantung dan aliran darah kita sebagai seorang muslim yang berakhlakul karimah,” ujar Danden POM VI/1 Samarinda, Letkol CPM Dermawan Agus dalam rilis Penrem 091/ASN.

Hal ini sejalan dengan tema peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW yaitu “Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW Kita Jadikan Sebagai Keteladanan Dalam Meningkatkan Kemanunggalan TNI Dengan Rakyat,” tambah Danrem.

“Selain itu tema yang diusung pada peringatan Maulid Nabi juga sangat tepat dengan situasi dan kondisi bangsa kita saat ini. Yaitu dibutuhkannya rasa kebersamaan, solidaritas, dan kekompakan di antara sesama prajurit dan ASN, maupun dengan masyarakat dalam rangka meningkatkan semangat kerja dan kemanunggalan TNI dengan Rakyat,” paparnya.

“Selanjutnya dengan peningkatan semangat prajurit untuk belajar dan berlatih akan meningkatkan profesionalitas untuk mencapai keberhasilan dalam mendukung tugas pokok TNI,” lanjutnya.

Penceramah Ustadz KH. Zainuddin Mansyur menyampaikan bahwa di hari yang bersejarah bagi umat muslim ini, mari kita mengkaji sejarah maulid Nabi Muhammad yang penuh dengan perjuangan.

Ustadz KH. Zainuddin Mansyur menjelaskan juga bahwa, peringatan Maulid Nabi Besar Muhammad SAW ini sebagai momentum meneladani bagaimana ahlak Nabi Muhamad SAW.

Di antaranya kesabaran beliau, bagaimana hidup bermasyarakat, agar kita menjadi orang-orang yang cerdas, santun dan berhasil dengan tidak mengedepankan emosi.

Bagaimana menurut Anda? Tulis pendapatmu di kolom komentar

You may also like...

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *