Masuki Hutan 42 Tahun Tak Terjamah, TNI Temukan Ratusan Benda Penting Ini di Perbatasan Nunukan – Malaysia

Para prajurit TNI dari Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan (Satgas Pamtas RI-Malaysia) Yonif Raider 613/Raja Alam (Rja), belum lama ini telah menyusuri hutan perbatasan RI – Malaysia.

Medannya cukup sulit dengan cuaca ekstrem.

Kegiatan ini untuk menemukan patok yang sejak tahun 1977 belum pernah terpatroli, sekaligus untuk mengawasi blank post area yang sudah 42 tahun hampir tidak terjamah oleh manusia.

Tim Patroli patok perbatasan tersebut dipimpin Lettu Inf Solo Atmanegara, selaku Komandan Pos Long Midang dan didampingi Perwira Topografi, Letda Ctp Yudi.

Dalam misi ini berhasil ditemukan 371 patok perbatasan antara wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dengan Malaysia.

“Sebanyak 371 patok perbatasan yang ditemukan itu berada di area blank post (kawasan yang belum pernah terpatroli) di Kabupaten Nunukan, Provinsi Kalimantan Utara,” ujar Kepala Penerangan Korem 091/Aji Surya Natekesuma, Kapten Arh Asrul Aziz di Samarinda sebagamana dilansir Antara, Minggu (2/3/2019).

Menurut dia, kegiatan tersebut dilaksanakan selama sebulan, mulai awal hingga akhir Februari lalu yang dimulai dari patok C700 hingga patok C482.

Sementara itu, Komandan Satgas Pamtas Yonif Raider 613/Rja, Letkol Inf Fardin Wardhana menyatakan rasa hormat dan bangga atas kegigihan para prajurit dalam melaksanakan patroli patok di blank post area.

“Dengan berlandaskan tekad kuat sebagai pasukan penjaga perbatasan, tugas tersebut dapat dijawab dengan baik. Setapak demi setapak kaki prajurit menembus kawasan yang hampir 42 tahun tidak terjama dipatroli, bahkan menggunakan helikopter sekalipun karena medan tertutup kabut sepanjang hari,” ujarnya.

Menurut dia, jarak yang ditempuh oleh jajarannya dalam operasi tersebut mencapai 80 km mulai berangkat hingga kembali ke pos perbatasan di Midang.

Sementara ketinggian medan yang dijelajahi dalam menyusuri patok perbatasan ada dikisaran 1.200-1.997 meter di atas permukaan laut dengan suhu berkisar 7-13°C (derajat Celcius) pada malam hari dan 18-23°C pada siang hari.

Pascapenelurusan, kini semua patok yang merupakan benda penting itu dipastikan masih ada.

Bahkan para prajurit juga membersihkan di area sekitar patok yang sebelumnya banyak tertutup oleh tanah maupun belukar.

Dia berharap dari misi ini dapat menjadi acuan dan semangat prajurit yang akan menjadi Satgas Pamtas berikutnya, yakni untuk dapat memantau dan mengawasi patok di perbatasan RI-Malaysia dalam rangka menjaga kedaulatan NKRI.

“Umumnya patok perbatasan yang ditemukan prajurit masih bagus, hanya ada beberapa patok yang miring dan tertimbun tanah akibat longsor maupun reruntuhan kayu, tapi kini posisi patok itu sudah diperbaiki,” ucap Komandan Satgas Pamtas Yonif Raider 613/Rja, Letkol Inf Fardin Wardhana.

Bagaimana menurut Anda? Tulis pendapatmu di kolom komentar

You may also like...

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *