Miris, Panti Asuhan Balita di Samarinda Ini 17 Kali Kebanjiran

Banjir yang menggenangi Kota Samarinda di pekan ketiga awal tahun ini tampaknya nyaris menyentuh seluruh kawasan.

Laporan yang dihimpun HarianKaltim.com, Selasa (14/01/2020), sebaran air bukan hanya melanda daerah hulu Sungai Karang Mumus di Samarinda Utara.

Tapi juga beberapa kawasan kecamatan lain di antaranya Samarinda Ilir, Samarinda Ulu, Samarinda Seberang, hingga Sungai Kunjang.

Bahkan di kecamatan yang terakhir ini terungkap sebuah kabar cukup miris tentang situasi banjir di sebuah panti asuhan.

Lambaga sosial yang menampung banyak anak-anak balita itu berlokasi di Jalan Flamboyan, Loa Buah, Kecamatan Sungai Kunjang.

Dalam sebuah unggahan di laman media sosial Panti Asuhan Baitul Walad diterangkan bahwa mereka tak kurang sudah sebanyak 17 kali kebanjiran.  

“Banjir ke 3 x di bulan Januari 2020 setelah mengalami banjir 14 x di bulan Desember 2019,” demikian penjelasan yang menyertai sejumlah rekaman video.

Dalam video terlihat air menggenangi kamar tidur para balita.   

Namun dalam keterangan disampaikan pula bahwa mereka saat ini akan mengungsi ke ruangan yang sudah direnovasi.

BANTUAN

Sementara itu, TDA Peduli Samarinda melalui Rumah Zakat memberikan bantuan untuk bahan bangunan agar bisa dipergunakan memperbaiki bagian bangunan panti sebagai usaha preventif ketika banjir datang dan air tidak masuk ke dalam.

“Allah pemilik siang dan malam, jaga beliau para dermawan kami dengan Rahmad Mu, jadikan sedekah beliau dan keluarga keberkahan, diberikan nikmat sehat, rezeki, dilapangkan segala urusan, Allah kabul hajatnya, Amiin,” begitu ucapan dan doa Ustad Farid selaku Pimpinan Panti Asuhan Baitul Walad.

Bagaimana menurut Anda? Tulis pendapatmu di kolom komentar

You may also like...

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *