Motoris Speedboat Hilang di Mahakam, Pos TNI AL Anggana Bantu Pencarian

Pos TNI AL (Posal) Anggana menerjunkan anggotanya untuk membantu pencarian seorang warga yang tenggelam di perairan Sungai Mahakam.

Dikutip HarianKaltim.com, Senin (14/12/2020), laporan peristiwa kecelakaan di air ini diterima Posal Anggana dari kelompok relawan atas nama Lutfi (Satria).

Dilaporkan bahwa di perairan Sungai Mahakam sekitar tikungan pabrik kayu Sumalindo telah terjadi laka air yakni speedboat dengan seorang Pandu atas nama Jupri, melintas di sungai namun tiba-tiba mengalami mati mesin.

Dugaan awal karena terkena sampah atau kotoran yang mengakibatkan speedboat mati mesin dan terapung-apung sampai ke tengah sungai.

Speedboat tidak dapat dikendalikan hingga menabrak haluan tongkang kosong yang sedang melintas, sehingga menyebabkan speedboat korban terbalik.

Selanjutnya saat sebuah Speedboat Pilot yang melihat kejadian tersebut, langsung melaksanakan evakuasi terhadap korban.

Pandu atas nama Jupri dapat diselamatkan, namun motoris atas nama Wahyudi (23 tahun) yang pada saat kejadian nampak terjebak di bawah tongkang, diduga tenggelam.

Setelah menerima informasi tersebut Posal Anggana berkoordinasi dengan instansi terkait.

Dalam waktu singkat, langsung dilaksanakan pencarian terhadap korban bersama Tim SAR Gabungan Kota Samarinda.

Adapun sarana yang digunakan meliputi, Speedboat 40 PK Pos TNI AL Anggana, Sekoci Karet Basarnas Samarinda, Speedboat 40 PK Polsek KP3 Kukar dan Speedboat 40 PK Polair Kukar.

Tergabung dam Tim Sar Gabungan antara lain, personel Basarnas Samarinda, Personel KP3 Samarinda, personel Polair Kukar dan relawan Samarinda.

Posal Anggana merupakan jajaran Pangkalan TNI AL (Lanal) Balikpapan di bawah Komando Pangkalan Utama TNI AL XIII (Lantamal XIII) Tarakan.

Berkedudukan di Jalan Mahakam, Sungai Meriam, Kecamatan Anggana, Kabupaten Kutai Kartanegara.

(Sumber: Dispen Lantamal XIII)

UPDATE:

Tim SAR Gabungan akhirnya berhasil menemukan korban dalam kondisi meninggal di kawasan perairan Selili, Kota Samarinda, Selasa (15/12/2020) pukul 04.05 pagi.

Kasi Operasi dan Siaga Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Balikpapan, Octavianto menjelaskan jasad korban dievakuasi dengan menggunakan Rubber Boat.

Selanjutnya dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah Abdul Wahab Sjahranie (RSUD AWS) Samarinda.

You may also like...

Sampaikan komentar terbaik Anda