Mulut Dijahit, Begini Kondisi Terkini Korban Demo Berdarah Tolak Pabrik Semen

Aksi unjuk rasa penolakan pabrik semen kembali berakhir ricuh hingga membuat sejumlah orang sampai berdarah-darah.

Demonstrasi pada Senin 08 April 2019 di depan Kantor Gubernur Kaltim, Jalan Gajahmada, Samarinda itu dimotori para mahasiswa.

Mereka menamakan diri Aliansi Masyarakat Peduli Karst Kalimantan Timur.

Diwarnai aksi saling lempar batu akhirnya menimbulkan korban terluka.

Di kubu pendemo, dilaporkan setidaknya sembilan mahasiswa harus dilarikan ke rumah sakit.

Termasuk kordinator aksi, Armin Beni.

Sedangkan di pihak aparat keamanan, tiga personel Satpol PP terpaksa mendapat jahitan.

Salah satunya merupakan Kepala Satpol PP Kaltim, Gede Yusa yang mengalami luka di kaki.

Ditemui Selasa (09/04/2019) pagi, Gede Yusa terlihat sudah beraktfitas seperti biasa.

Ia pun menjelaskan, selain dirinya, salah seorang anggota Satpol PP Kota Samarinda cedera  di bagian kepala.

“Saya kena lemparan di kaki dapat dua jahitan dan anggota saya harus dijahit luka di mulut terkena lemparan juga,” katanya.

Gede menceritakan, masih banyak anggota lainnya termasuk kepolisian yang terkena lemparan batu dan kayu dari pengunjuk rasa.

Meski demikian ia menegaskan apa yang dialaminya ini bagian dari risiko tugas.

SEBELUM RAMADHAN

Sementara, Koordinator aksi AMPK, Armin Beni menuturkan kronologi kericuhan.

“Saat itu kami sedang orasi, kemudian Satpol PP dan aparat kepolisian dikerahkan keluar dari pagar dan langsung menyerang. Setelah itu terjadi aksi saling lempar batu,” tukas Armin.

Dalam kericuhan, aparat kepolisian sempat melepaskan gas air mata ke kerumunan massa aksi.

Di bagian lain ia menilai penjelasan Wakil Gubernur Hadi Mulyadi saat menemui pengunjuk  rasa, tak berpihak kepada tuntutan yang diharapkan massa.

“Bahasanya terlalu diplomatis,” ujarnya.

Namun Wagub berjanji akan ke lokasi rencana pembangunan pabrik semen di Sangkulirang-Mangkalihat, Kutai Timur itu sebelum tiba bulan suci Ramadhan.

“Katanya, dirinya (Wagub) akan meninjau langsung ke lapangan,” tukas Armin.

Bagaimana menurut Anda? Tulis pendapatmu di kolom komentar

You may also like...

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *