OPENING MAHKOTA II – Usai Lebaran, Jaang Lapor Lagi ke Komisi Jembatan

Jembatan Mahkota II Samarinda akhirnya benar-benar resmi difungsikan mulai Rabu (21/06/2017).

Walikota Syaharie Jaang, secara khusus memantau arus lalu lintas di jembatan yang menghubungkan Kecamatan Palaran dan Kecamatan Samarinda Ilir tersebut.

Hingga kurang lebih tiga pekan ke depan, hanya boleh dilintasi sepeda motor dan kendaraan roda empat pribadi.

Selanjutnya, Pemkot Samarinda akan menyampaikan hasil evaluasi dioperasikannya Jembatan Mahkota II, kepada Komisi Keamanan Jembatan dan Terowongan Jalan (KKJTJ).

“Setelah dua pekan usai Lebaran, akan saya laporkan kembali ke KKJTJ,” kata Jaang.

Peresmian Jembatan sepanjang 1,4 km ini, menurut Jaang, bisa dilakukan saat semua aksesoris jembatan sudah selesai terpasang.

Saat peresmian nanti, Jaang berniat mengundang Menteri Pekerjaan Umum (PU) dan Gubernur.

“Tunggu lengkap semuanya. Sensor sudah, kemudian lampu jembatan sudah siap, baru kita resmikan,” katanya.

JALUR SUNGAI DAMA

Di sisi lain, salah satu paling menjadi sorotan adalah akses ke jembatan dari sisi Kecamatan Sambutan.

Jalur terdekat yang bisa diakses warga yakni Jalan Otto Iskandardinata (Otista), Sungai Dama, Samarinda Ilir.

Selama ini, kawasan tersebut tergolong padat lalu lintas.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Satpol PP Samarinda, AKBP Ruskan mengatakan akan kembali mengagendakan penertiban di kawasan tersebut.

Ia meminta Dinas Perhubungan (Dishub) bisa memasang pembatas di sepanjang jalan tersebut.

Petugas Satpol PP juga akan ditempatkan di sana untuk mengawasi kawasan tersebut.

Dikonfirmasi terpisah, Kepala Dishub Samarinda Ismansyah mengatakan Jalan Otista sampai depan Pasar Sungai Dama akan dijaga.

Untuk kendaraan yang biasa terparkir di tepi jalan, agar bisa digeser ke kawasan lain. (hk-21.23)

 

 

Bagaimana menurut Anda? Tulis pendapatmu di kolom komentar

You may also like...

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *