Optimis Jembatan Mahakam IV Rampung Tepat Waktu

Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang & Perumahan Rakyat (PUPR) Provinsi Kalimantan Timur optimis Jembatan Mahakam IV akan rampung tepat waktu.

Hal itu diungkap Kepala Dinas PUPR Kaltim, M Taufik Fauzi pasca mengikuti rapat perdana dengan Gubernur Kaltim Isran Noor di Kantor Gubernur.

Bukan tanpa alasan Taufik menyatakan optimismenya.

Pasalnya, seluruh kebutuhan pembangunan jembatan diklaim Taufik sudah ada di lokasi proyek. Saat ini pun masih terus dikerjakan.

“Semua yang kami butuhkan sudah ada. Baik material, crane, hanger juga sudah ada di lokasi. Jadi bisa segera diselesaikan,” katanya.

Bahkan, izin dari Kesyahbandaraan dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Samarinda juga telah mengeluarkan aturan penggunaan alur sungai untuk mendukung pemasangan bentang tengah jembatan.

Pihaknya diberi waktu selama 13 jam dari pukul 06.00 Wita hingga 18.00 Wita untuk menggunakan jalur Sungai Mahakam.

Sehingga selama pemasangan bentang tengah menggunakan crane, tongkang batu bara tidak akan melintas di jam yang telah disepakati tersebut.

“Sudah ada tiga crane di lokasi yang akan mengerjalan sisi bentang tengahnya,” jelasnya.

Untuk progres jembatan, dari jalan pendekat baik sisi Samarinda Kota maupun Samarinda Seberang sudah mencapai 92 persen. Sementara untuk bentang tengahnya sudah mencapai 80 persen.

Sehingga secara keseluruhan, jembatan yang panjangnya 400 meter dengan lebar 16,9 meter tersebut sudah mencapai 85 persen.

“Dengan melihat progres di lapangan, saya masih optimistis akan selesai sesuai rencana,” ungkap Taufik.

Karena dalam beberapa waktu kedepan, Taufik mengaku segera melaporkan progres pembangunan jembatan tersebut kepada Gubernur Kaltim Isran Noor.

Sebab dalam berbagai kesempatan, Isran juga mengaku akan mengevaluasi seluruh proyek yang diadakan di zaman gubernur sebelumnya, Awang Faroek.

“Dalam sehari dua hari ini, kami akan sampaikan progres seluruh proyek pada Pak Isran,” pungkasnya.

Mengutip prokal, pembangunan Jembatan Mahakam IV ini dibagi atas tiga segmen.

Pertama, jalan pendekat di sisi Samarinda Kota. Menelan dana sebesar Rp 232,82 miliar.

Segmen kedua, sisi Samarinda Seberang yang memakan anggaran Rp 231,97 miliar. Segmen ketiga, bentang tengah yang membutuhkan anggaran senilai Rp 190,89 miliar.

You may also like...

Sampaikan komentar terbaik Anda