Pembangunan Masjid Terapung Bontang, DPRD Optimis Tepat Waktu

Visi Pemerintah Kota Bontang 2006-2025 sebagai Kota Maritim dengan ikon Kota Taman yang agamais tampaknya segera terwujud lewat sejumlah upaya.

Salah satunya melalui pembangunan Masjid Terapung di Kelurahan Loktuan, Kecamatan Bontang Utara yang tak lama lagi bakal menjadi ikon pariwisata religi di Kota Taman.

Realisasi fisik masjid dengan arsitektur yang menarik ini tengah berjalan dalam tahap awal pembangunan.

Untuk mengetahui progres proyek tersebut, Komisi III DPRD Bontang melakukan inspeksi mendadak (sidak) di area pembangunan, Selambai, Kelurahan Loktuan, Senin (29/10/2019).

Sidak didampingi jajaran Dinas Pekerjaan Umum (PU), Kelurahan setempat, dan pihak kontraktor.

Anggota Komisi III, Faisal menuturkan, pembangunan masjid tersebut berjalan sesuai ekspektasi.

“Alhamdulillah pembangunan struktur awal mencapai 57 persen. Dari 200 tiang pancang, tersisa 56 lagi yang akan segera dipasang,” ujarnya dikutip Kaltimtoday.

Dia menambahkan, dengan progres sejauh ini, bisa dipastikan akan selesai tepat waktu.

“Penyelesaian struktur awal ditarget Desember ini. Tahap selanjutnya akan dikerjakan tahun depan (2020),” kata Faisal, yang juga merupakan politisi asal Nasdem.

Dengan nilai anggaran yang mencapai 33 miliar, lanjut Faisal, DPRD Bontang akan terus mengawasi, dan akan melakukan sidak secara berkala.

“Kami akan terus mengawasi hingga pembangunan selesai,” pungkasnya.

SAFETY

Sementara, Site Manager PT Anugerah Putra Tanjung, Nana Suryana menjelaskan tentang hak tenaga kerja maupun safety yang dinilai perlu diperhatikan.

Disampaikan, pada dasarnya safety telah disediakan untuk seluruh pekerja.

Tapi justru pekerjanya sendiri yang tidak nyaman menggunakan safety itu sehingga kerap dilepas atau tidak dikenakan.

“Kami tentu selalu mematuhi safety itu. Sudah disediakan semuanya,” ucapnya.

Sebelumnya, Kabid Cipta Karya Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Bontang Edy Suprapto menyatakan, sesuai tenggat waktu yang berakhir Desember, sejauh ini prosesnya masih plus.

Artinya, dalam menyelesaikan pembangunan tiang pancang masih memiliki banyak waktu. Edi memastikan, tahap pertama tersebut rampung sesuai waktu dalam kontrak proyek tersebut. “Untuk sementara, masih sesuai rencana,” ucapnya dilansir Prokal.

Bagaimana menurut Anda? Tulis pendapatmu di kolom komentar

You may also like...

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *