Pembongkaran SKM Berlanjut, Ditarget Tiga Hari Bersih

Penertiban rumah di bantaran Sungai Karang Mumus (SKM) segmen Pasar Segiri kembali berlanjut Rabu (05/08/2020) pagi tadi.

Pembongkaran rumah di atas lahan Pemkot Samarinda akan ditarget tiga hari selesai.

Hal ini ditegaskan Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Samarinda, Sugeng Chairuddin saat memimpin kembali aksi pembongkaran oleh tim terpadu terdiri dari aparat TNI Kodim, Polresta, Satpol PP, Dinas PUPR, Dinas Lingkungan Hidup, Perumdam Tirta Kencana hingga PLN.

“Dalam 3 hari ke depan kita akan bongkar rumah, baik yang sudah dibayar dana kerohimannya maupun yang tidak mau dibayar tetap dibongkar,” tegas Sugeng yang pernah menjabat sebagai lurah di wilayah penertiban ini.

Sugeng menegaskan bukan warga tidak dibayar kerohimannya, tapi mereka yang tidak mau dibayar karena menuntut relokasi.

“Kita tetap bongkar karena mereka yang tidak mau dibayar, bukan yang belum dibayar,” tegas Sugeng lagi.

Di hadapan warga dan kuasa hukum warga, Sugeng kembali menerangkan bukan Pemkot tidak mau merelokasi tapi karena memang aturan yang tidak membolehkan.

“Pemkot sudah membangun 94 unit rumah di Handil Kopi. Tapi karena aturan yang tidak membolehkan, jadi tidak bisa relokasi. Kami mohon jangan memberikan informasi yang menyesatkan,” pesan Sugeng, lagi.

Kembali ia mengingatkan penertiban ini untuk kemaslahatan, terutama dalam pengendalian banjir.

Terpantau di lokasi pembongkaran rumah warga baik yang dilakukan warga maupun aparat berjalan lancar meski dihadang aksi orasi warga. (kmf-smd)

You may also like...

Sampaikan komentar terbaik Anda