Penyakit PLN Samarinda Kumat Lagi Jelang Ramadhan, Padahal Baru Sehari Bosnya Bilang Begini

Layanan distribusi listrik yang lancar dan prima tampaknya belum bisa dinikmati pelanggan PLN.

Setidaknya hal ini dialami sebagian warga Kota Samarinda.

Seharian Selasa 15 Mei 2018, listrik sampai 5 kali padam.

Durasinya memang tak lama, hanya hitungan menit.

Namun yang membuat warga kesal adalah mati hidup berulangkali dengan interval waktu singkat.

“Sudah lima kali PLN mati hidup. Kenapa PLN setiap gangguan tidak pernah menginformasikan ke media, apalagi mau minta maaf lewat media. Pelanggan sangat kecewa, apalagi ini tinggal berapa hari menyambut Ramadhan. Ini akan rawan konsleting, pelangan sangat dirugikan,” demikian keluhan Marsudin, warga Jalan Ahmad Yani di akun media sosialnya.

“Kalau barang elektronik pelanggan rusak, apa PLN mau tanggung jawab,” gerutu netizen lainnya.

Banyak warga Samarinda di berbagai wilayah mengaku juga mengalami kejadian serupa antara lain Jalan Gerilya, Merdeka, Biawan, Lambung Mangkurat, Citra Niaga, Teluk Lerong bahkan hingga Rapak Indah, Loa Bakung dan Loa Buah.

Mereka jelas merasa kecewa, karena tampaknya tak ada alasan gangguan alam terhadap jaringan PLN.

Seharian kemarin Kota Samarinda dalam cuaca cerah dan terik matahari terasa menyengat.

Dikhawatirkan jika terus terjadi hingga bulan puasa nanti, tentu mengganggu kekhusyukan umat muslim dalam menjalani ibadah Ramadhan.

Padahal baru berselang sehari pimpinan PLN mengatakan tak ada pemadaman selama bulan suci.

“Pemadaman nggak ada. Kita sudah siap, jadi tidak ada pemadaman. Mudah-mudahan ya, doa. Bagaimana pun kan ngga boleh lepas dari doa,” ujar General Manager PT PLN (Persero) Wilayah Kaltimra, Riza Novianto Gustam di sela acara Multi Stakeholder Forum 2018, Balikpapan, Senin (14/5/2018).

Semoga saja ucapan tersebut bisa konsisten dipegang teguh.

Warga Samarinda tentu tak mau ‘penyakit’ byar pet PLN kumat lagi seperti dahulu.

Bagaimana menurut Anda? Tulis pendapatmu di kolom komentar

You may also like...

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *