Perjalanan Panjang Sejak 1992, Universitas Muhammadiyah Berau Diresmikan

Wakil Gubernur Kalimantan Timur, Hadi Mulyadi meresmikan Universitas Muhammadiyah Berau (UMB) di Aula UMB, Minggu (27/12/2020).

Peresmian dirangkai pelantikan Rektor UMB Syarifuddin oleh Ketua Majelis Pendidikan Tinggi, Penelitian dan Pengembangan Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Prof Lincolin Arsyad.

“Ini sebuah kerja yang luar biasa. Membantu pemerintah dalam meningkatkan sumber daya manusia dan mencerdaskan bangsa. Kami dari provinsi tentu akan bekerja sama untuk membangun Berau, khususnya dalam bidang pendidikan,” tutur Hadi Mulyadi.

Hadi bersyukur dan bangga anak-anak Kaltim terus berprestasi.

Dia yakin Insya Allah UMB akan menorehkan prestasi-prestasi yang luar biasa.

Rektor UMB Syarifuddin menyebutkan jumlah mahasiswa UMB saat ini 1.577 orang.

Rata-rata berasal dari pelosok Berau dan Kaltara.

Secara ekonomi, rata-rata tidak mampu kuliah di luar daerah Kaltim.

Adapun tenaga pendidikan berjumlah 23 orang.

Sebelum menjadi UMB, perguruan tinggi di Kota Sanggam ini telah melewati perjalanan yang panjang.

Pada 1992, terbentuk Akademi Manajemen Muhammdiyah (AMM) dengan program studi (prodi) manajemen.

Pada 1994, barulah menjadi Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Muhammadiyab (STIEM) Tanjung Redeb dengan prodi manajemen dan ekonomi pembangunan.

Pada 2005 penambahan prodi akuntansi.

“Pada 26 Oktober 2020 barulah terbit SK Universitas Muhammadiyah Berau dengan 8 prodi. Yaitu, teknik lingkungan, teknik sipil, perencanaan wilayah kota, bisnis digital, konservasi biologi, manajemen, ekonomi pembangunan, dan akutansi,” beber Syarifuddin.

Hadir luring dan virtual Ketua Umum Muhammadiyah Haedar Nashir, Plt Bupati Berau Agus Tantomo, Sultan Keraton Sambaliung, Kepala Biro Humas Provinsi Kaltim M Syafranuddin. (hms)

You may also like...

Sampaikan komentar terbaik Anda