Ratusan Warga Balikpapan Bakar Bendera Israel

Ratusan orang dari berbagai organisasi kemasyarakatan di Kota Balikpapan, Kalimantan Timur, turut menggelar Aksi Bela Palestina 1712.

Aksi tersebut dilakukan untuk mengutuk dan mengecam kebijakan Presiden Amerika Serikat Donald Trump yang secara sepihak menyatakan Yerusalem menjadi ibu kota Israel.

Aksi Bela Palestina itu diawali dengan long march dari Masjid Agung At Taqwa menuju Simpang Tiga Balikpapan Plaza. Massa yang membawa berbagai poster kecaman juga membakar replika bendera Israel dan Perdana Menteri Israel Benyamin Netanyahu serta poster Donald Trump.

“Tentunya kami mengecam pengakuan sepihak yang dilakukan Donald Trump karena Yerusalem adalah tanah suci ketiga bagi kami, umat Islam,” kata Ketua Dewan Syura Nahdlatul Ulama Kota Balikpapan KH Muslich Umar di lokasi aksi, Minggu (17/12/2017).

Tidak hanya berorasi, peserta aksi juga membagi-bagikan petisi kepada pengguna jalan yang melintasi Jalan Jenderal Ahmad Yani.

“Petisi-petisi yang kami bagikan itu juga kami kirimkan ke berbagai pengurus pusat organisasi Islam sebagai tuntutan dan sikap kami di Balikpapan atas apa yang menimpa bangsa Palestina,” lanjutnya.

Aksi yang dikawal anggota Sabhara Polres Balikpapan ini juga menyoroti dilanggarnya Resolusi Dewan Keamanan PBB Nomor 2.334 tertanggal 23 Desember 2016 bahwa tidak diakui perubahan apa pun atas garis batas yang ditetapkan sebelum perang 1967.

You may also like...

Sampaikan komentar terbaik Anda