Retak Ditabrak Tongkang, Kendaraan Lewat Jembatan Mahakam Bakal Diatur

Jembatan Mahakam, Kota Samarinda, kembali menimbulkan kekhawatiran.

Pemicunya masih sama yakni ditabrak kapal berukuran jumbo.

Minggu (29/4/2018) lalu, seperti diketahui pilar utama jembatan yang berumur puluhan tahun itu dikabarkan sempat goyang.

Tongkang bermuatan batu bara yang ditarik Tugboat Bahari Perdana XVIII menghantam pilar tersebut.

Akibatnya cukup mengkhawatirkan.

Tiang beton itu mengalami retak.

Hal ini sesuai bukti laporan dari lampiran surat Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) XII bernomor PW.04.01/Bb12/900 tertanggal 30 April 2018.

Dalam surat yang diteken Refly Ruddy Tangkere (kepala) dan ditujukan ke Kapolres Samarinda itu terdapat sejumlah foto kondisi bagian Jembatan Mahakam usai ditabrak.

BPJN memohon agar pihak kepolisian melakukan pengaturan lalu lintas di badan jalan jembatan agar tak terjadi kemacetan.

Ini artinya kendaraan yang melintas akan diatur baik jumlah maupun durasinya untuk mengantisipasi hal-hal tak diinginkan.

SIDAK DEWAN

Sementara itu, para wakil rakyat bergerak cepat merespon peristiwa ini.

Syafruddin, anggota Komisi III DPRD Kaltim telah melakukan sidak ke lokasi bersama sejumlah legislator lainnya.

Mereka bahkan langsung melihat dari dekat pilar jembatan dengan menggunakan kapal.

Ia sangat menyesalkan kejadian seperti ini ternyata kembali terjadi.

Sebagaimana diketahui, Jembatan Mahakam sudah beberapa kali ditabrak tongkang atau ponton.

Calon anggota DPR-RI Dapil Kaltim ini pun meminta agar seluruh instansi terkait bisa melakukan langkah pencegahan agar kejadian serupa tak terulang lagi.

Makanya, perlu dilakukan segera tindakan pengaturan lalu lintas di atas jembatan.

Bagaimana menurut Anda? Tulis pendapatmu di kolom komentar

You may also like...

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *