Rombongan Gubernur Seruduk 5 Warga, Pemprov Janji Tanggungjawab

Sebuah mobil Patroli Pengawal (Patwal) milik Satpol PP Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) mengalami kecelakaan di Jalan Soekarno-Hatta, KM 26 desa Batuah, Kecamatan Loa Janan, Minggu (05/03/2017) pagi sekira jam 09.00 WITA.

Mobil Patwal Satpol PP Kaltim jenis Toyota Hilux nopol KT 8178 BZ yang dikemudikan Cahyadi ini menabrak 2 buah sepeda motor milik pedagang sayur keliling serta warga yang berada di pinggir jalan.

Akibat kecelakaan ini, 5 orang warga harus dilarikan ke rumah sakit yakni Nurdiana (31), Abdul Aziz Khoiri (28), Marzuki (51), Nur Alam (30) dan seorang bocah berusia 5 tahun atas nama Rahmad.

Kapolres Kutai Kartanegara (Kukar) AKBP Fadillah Zulkarnaen melalui Paur Subag Humas Polres Kukar Iptu Sabar mengatakan, mobil Patwal Satpol PP Kaltim tersebut merupakan bagian dari rombongan Gubernur Kaltim yang akan melakukan kegiatan di Paser. Rombongan Gubernur Kaltim sendiri dikawal mobil Patwal Polresta Samarinda

“Nah, mobil Patwal Satpol PP Kaltim ini ketinggalan rombongan, jadi si pengemudi berusaha mengejar. Setelah melewati tikungan ke kanan, mobil ini berusaha mendahului mobil yang ada di depannya,” ujar Sabar.

Namun dari arah berlawanan yakni dari arah Balikpapan menuju Samarinda, muncul sebuah mobil yang tak diketahui nomor polisinya. “Karena kaget, Cahyadi membanting stir ke kiri hingga menabrak 2 unit sepeda motor dan 5 orang warga,” katanya.

Para korban luka kemudian langsung dilarikan ke RSUD IA Moeis Samarinda Seberang untuk mendapatkan perawatan intensif. “Sedangkan sopir mobil Patwal Satpol PP Kaltim masih diperiksa di Polsek Loa Janan,” ujarnya.

TANGGUNGJAWAB

Korban yang telah mendapat perawatan di kedua rumah sakit tersebut menjadi tanggungan Pemprov Kaltim. Mulai perawatan hingga pulih. Korban kecelakaan tidak dibebakan biaya rumah sakit.

“Semua biaya ditanggung Pemprov Kaltim. Pemprov Kaltim prihatin atas kejadian tersebut. Semoga keluarga maupun korban dapat sabar dan tabah dalam menghadapi musibah ini,” kata Asisten Administrasi Umum Pemprov Kaltim Bere Ali melalui Kepala Biro Humas Ir Tri Murti Rahayu dikonfirmasi di Samarinda, Minggu (05/03/2017).

Pemerintah Provinsi Kaltim mohon maaf dan ikut prihatin terhadap kejadian tersebut. Lima korban luka langsung di rawat di RSUD AWS dan IA MOEIS secara intensif. “Kejadian Laka Lantas adalah kecelakaan murni bersifat musibah dan tidak disengaja. Semoga masyarakat yang menjadi korban dapat segera sembuh,” jelasnya. (*)

You may also like...

Sampaikan komentar terbaik Anda