Tiga Warga dari Balikpapan Ditolak Masuk ke Samarinda

Tak ingin kecolongan, petugas Posko Lapangan 2 Pembatasan Akses Masuk di pintu keluar jalan tol arah Palaran melarang 3 warga dari Balikpapan yang ingin masuk ke Samarinda.

Mereka pun diminta untuk ‘balik kanan’.

Plt Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Samarinda, Hendra AH mengatakan, petugas saat melakukan pemeriksaan berhasil menemukan surat karantina ketiga orang tersebut.

Ternyata mereka yang menggunakan mobil melalui jalan tol di Balikpapan telah dikarantina. Tapi masih nekat ke Samarinda, sehingga petugas menyuruh kembali lagi ke Balikpapan,” ucap Hendra ketika ditemui di rumah jabatan Walikota, Selasa (07/04/2020).

Dijelaskan, tiga warga tadi memiliki KTP Madiun dan Balikpapan.

Hendara menegaskan pula, petugas melakukan ekstra pemeriksaan.

Terlebih personelnya lengkap dari TNI, Polri, Satpol PP dan BPBD, serta Dinas Kesehatan, sehingga bisa maksimal.

Jadi bukan sekadar memeriksa suhu badan dan penyemprotan desinfektan, tapi pemeriksaan ekstra. Pak Walikota tadi menyampaikan terima kasih dan apresiasi terhadap petugas yang melakukan pembatasan masuk ke kota,” tegas Hendra.

Diterangkan, posko pembatasan akses masuk terdapat di 2 titik.

Posko 1 di Jalan HAM Riffadin depan UPTD Metrologi untuk mencegat kendaraan dari arah Soekarno-Hatta dan jalur tol yang keluar di Stadion Utama Palaran.

Kemudian Posko 2 di jalur keluar gerbang tol arah Palaran.

“Jadi seperti dikatakan Pak Wali bukan menutup total, tapi pembatasan. Kalau ditutup sama sekali, artinya tidak ada yang boleh masuk. Walaupun demikian kita tetap melakukan pembatasan, bahkan bisa menolak warga dari Balikpapan seperti kasus ini,” pungkas Hendra sebagaimana siaran pers Pemkot Samarinda.

You may also like...

Sampaikan komentar terbaik Anda