Tiru Bali, Samarinda Segera Bangun 5 Rumah Ibadah Berdampingan

Tahun 2021 nanti, Pemkot Samarinda melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) akan membangun rumah ibadah masing-masing untuk lima agama.

Uniknya, letak kelima bangunan tersebut dibuat berdampingan.

Berlokasi di Kelurahan Lok Bahu, Kecamatan Sungai Kunjang.

Project Reference ini diungkap Kepala Bidang Cipta Karya Dinas PUPR Samarinda, Eddy Djunaidi saat acara Deklarasi Pernyataan Sikap, di Ruang Command Center Diskominfo Kota, Jumat (27/11/2020).

“Nantinya akan ada 5 tempat ibadah Masjid, Gereja, Pura, Vihara dan Klenteng tempat ibadah agama Konghucu mengambil konsep seperti di Nusa Dua, Bali. Diharapkan ke depan selain dijadikan sebagai tempat ibadah sekaligus tempat wisata religi baru Kota Samarinda,” urai Eddy.

Deklarasi itu sendiri dihadiri Forkopimda, pemuka agama, tokoh adat, tokoh masyarakat, tokoh pemuda dan organisasi masyarakat.

Tujuannya sebagai bentuk toleransi dan keberagaman yang terkandung dalam Pancasila sebagai ideologi negara, serta terciptanya Samarinda yang aman, damai dan kondusif.

Asisten I Sekda, Tejo Sutarnoto mewakili Walikota, mengimbau kepada masyarakat Samarinda untuk tidak terpancing berita hoaks, ujaran kebencian dan isu Suku Agama, Ras dan Antargolongan (SARA).

“Kita harus menjaga kondisi sosial dan kemasyarakatan di kota kita. Mudah-mudahan selalu aman dan tentram. Karena keamanan itu sebagai tanggung jawab kita semua. Bukan hanya tanggung jawab pihak kepolisian,“ ucap Tejo sebagaimana rilis Diskominfo.

You may also like...

Sampaikan komentar terbaik Anda