Uji Beban Jembatan Mahkota Pakai 550 Ton Pasir, Bagaimana Hasilnya?

Jembatan Mahakam Kota (Mahkota) II yang menghubungkan Kecamatan Sambutan dengan Palaran, di Kota Samarinda, menjalani test loading atau uji beban, Kamis (12/1/2017). Tes beban dilakukan oleh Komisi Keamanan Jalan Terowongan Jembatan (KKJTJ) Kementerian Pekerjaan Umum Perumahan Rakyat (PUPR).

Berdasarkan pantauan media, sebanyak 22 truk berisi masing-masing muatan pasir 25 ton menguji beban jembatan dibangun PT Agrabudi Karya Marga ini, sehingga total 550 ton pasir. Uji ini untuk menjadi rekomendasi dan bukti jembatan sudah bisa dibuka. Sebelumnya, KKJTJ sempat tertunda uji beban Jembatan Mahkota II dikarenakan jadwal padat menguji jembatan di seluruh Indonesia.

TUNGGU REKOMENDASI

Wali Kota Samarinda, Syaharie Jaang yang memantau uji beban jembatan mengatakan pihaknya sempat harus menemui Menteri PUPR, Basuki Hadimuljono di Semarang beberapa waktu lalu untuk memohon uji beban Jembatan Mahkota II. Dia berharap uji beban jembatan bisa segera selesai.

“Dari uji beban yang kemungkinan selesai satu hari ini nantinya akan diolah hasil datanya dan dirapatkan oleh para pelaksana pembangunan jembatan dan instansi terkait. Nanti kita tunggu rekomendasinya apa dan hasil telaahnya disampaikan ke Bapak Menteri PUPR. Dan saya berharap prosesnya tidak terlalu lama,” ujar Jaang.

Jaang mengatakan Pemkot Samarinda juga akan menunggu arahan dari para ahli jembatan dan akademisi Universitas Gadjah Mada serta Kementerian PUPR yang menguji jembatan Mahkota II. Terutama, dalam pengawasan dan perawatan jembatan yang usianya sudah lama dibangun sejak 14 tahun lalu.

Jembatan Mahkota II dengan panjang 1.428 meter ini diharapkan Jaang bisa memecah beban berat pembangunan yang terlalu padat kegiatan ekonomi di pusat Kota Samarinda. Dengan ada jembatan, maka investasi bisa berkembang di wilayah selatan kota dengan semakin mudah akses transportasi antara Sambutan dan Palaran. (bns/hk)

Bagaimana menurut Anda? Tulis pendapatmu di kolom komentar

You may also like...

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *