Usai Banjir, Sungai Karang Mumus Dapat Hampir Rp2 Triliun dari Pusat

Banjir yang beberapa kali kian mengkhawatirkan belakangan ini di Kota Samarinda rupanya membawa ‘berkah’ tersendiri.

Pasalnya, Pemerintah Pusat telah siap menggelontorkan duit yang banyak untuk menormalisasi Sungai Karang Mumus (SKM).

Anak Sungai Mahakam yang berkelok di dalam Kota Tepian itu dinilai menjadi kunci utama pengendalian banjir.

Pusat akhirnya menyetujui normalisasi SKM masuk ke dalam proyek strategis nasional (PSN).

Kabar gembira ini dipastikan langsung Gubernur Isran Noor saat berbicara dalam Rapat Paripurna HUT ke 63 Provinsi Kalimantan Timur di Ruang Sidang Utama DPRD Kaltim, Karang Paci, Samarinda, Rabu (08/01/2020).

Disampaikan, pada 2020 ini, setidaknya ada empat proyek strategis nasional (PSN) mulai dikerjakan.

PSN itu terdiri normalisasi SKM total hampir Rp2 triliun dan pembangunan Waduk Lambakan di Kabupaten Paser. Juga Jembatan Tol Balikpapan-Penajam.

Kemudian, pembangunan jalan perbatasan sepanjang 280 kilometer meliputi Desa Ujoh Bilang Kecamatan Long Bangun-Kecamatan Long Pahangai-Kecamatan Long Apari, Kabupaten Mahakam Ulu (Mahulu).

“Pemprov berupaya menghindari mega-proyek dengan biaya APBD, Tetapi diarahkan untuk dapat masuk dalam skema pembiayaan Proyek Strategis Nasional,” kata Isran.

Selain itu, lanjutnya PSN diarahkan untuk penyelesaian Bendungan Marangkayu di Kutai Kartanegara. Pembangunan tol Samarinda-Bontang sepanjang 95 kilometer nilai investasi sekitar Rp.11 triliun.

Pembangunan Bendungan Sungai Wain untuk mengurangi beban Waduk Manggar dan Bendungan Teritip dalam menyuplai air baku di Balikpapan.

Terhadap proyek-proyek pembangunan yang sudah selesai, Isran berharap dimanfaatlkan dengan sebaik-baiknya.

Seperti Bandara Internasional APT Pranoto, Jembatan Mahkota II dan Jembatan Mahakam IV Samarinda.

Termasuk jalan tol Samarinda-Balikpapan yang sudah diresmikan Presiden Joko Widodo.

“Jalan tol dapat dilalui meskipun baru mencapai 66 kilometer hingga Gerbang Tol Samboja. Target rampung akhir Maret ini,” ungkap Isran.

Bagaimana menurut Anda? Tulis pendapatmu di kolom komentar

You may also like...

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *