Warga ‘DKI’ Penajam Sambut Hangat Presiden Jokowi

Presiden Joko Widodo meresmikan Jalan Tol Samarinda – Balikpapan dilanjutkan kunjungan ke Sepaku, Penajam Paser Utara.

Melihat lokasi ‘DKI’ ibu kota negara baru,  Selasa (17/12/2019).

Nampak di sepanjang jalan KM 38 Samboja menuju Sepaku, warga setempat dan para murid Sekolah Dasar menyambut hangat kedatangan Presiden.

“Kami warga sini sangat senang Jokowi datang. Ini kabar baik. Dengan dibangunnya IKN di sini pasti ekonomi akan meningkat. Dan pasti nanti diperhatikan. Senang banget,” kata Darmaji Sabar, warga Sukaraja Kecamatan Sepaku yang sehari hari membuka warung makan tepat di pinggir jalan poros.

Sementara di Balikpapan, Presiden menemui para tokoh masyarakat dan tokoh adat Kalimantan Timur untuk membahas pemindahan ibu kota ke dua kabupaten di provinsi tersebut.

“Ada sebuah transformasi pindahnya budaya kerja kita, pindahnya pola pikir kita. Ini bukan hanya memindakan lokasi,” kata Presiden Joko Widodo di salah satu restoran, Balikpapan,  Selasa.

Pertemuan itu adalah salah satu agenda dalam rangkaian kunjungan kerja Presiden Jokowi ke Kalimantan Timur pada hari Selasa dan Rabu (18/12).

Presiden Jokowi bertemu dengan sekitar 30 orang pemuka adat didampingi Menteri Badan Usaha Milik Negara Erick Thohir, Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas Suharso Monoarfa, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian Sekretaris Kabinet Pramono Anung dan Gubernur Kalimantan Timur Isran Noor.

“Saya sudah sampaikan kepada para menteri agar kita instal apa yang dibutuhkan,” kata Presiden.

Lokasi ibu kota baru berada di sebagian Kabupaten Penajam Paser Utara dan di sebagian Kabupaten Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur.

Di lokasi ibu kota baru itu, pemerintah menyiapkan lahan seluas 180.000 hektare.

Selain untuk areal ibu kota negara, lahan tersebut dialokasikan untuk berbagai sarana pendukung, termasuk kawasan hijau.

Untuk kantor kementerian dan lembaga negara, butuh lahan 4.000—6.000 hektare. Pembangunan tahap pertama mencakup area inti, yakni lahan seluas 4.000 hektare.

You may also like...

Sampaikan komentar terbaik Anda