Warga Kaltim Nantinya Bisa Mengadu Lewat Telepon Darurat

Permasalahan ataupun keluhan warga masyarakat di Provinsi Kalimantan Timur mendapat perhatian khusus dari pemerintah daerah.

Ke depan akan disiapkan saluran khusus untuk menjembatani setiap aduan warga.

Rencana ini terungkap dari kunjungan kerja Pemprov Kaltim ke Dinas Komunikasi Dan Informatika Kota Surabaya, Senin (13/11/2017).

Dipilihnya kota pahlawan tersebut lantaran Surabaya yang mendapat julukan Smart City telah menerapkan inovasi-inovasi terbaru dalam layanan publik.

Dikutip dari surabaya.go.id, rombongan dari Kaltim diterima langsung Kepala Dinas Komunikasi Dan Informatika Antiek Sugiharti di kantornya.

Pemimpin rombongan Adiyat, menyampaikan tujuan kunjungan untuk mempelajari tentang Command Center.

Kami sengaja datang ke Pemerintah Kota Surabaya ini tidak lain untuk mempelajari tidak lain untuk mempelajari sistem Command Center. Agar semoga nanti bisa kita terapkan di tempat kita agar lebih mempermudah pekerjaan kami,” ujar Adiyat.

Sementara, Antiek Sugiharti menjelaskan bahwa Command Center yang diresmikan Walikota pada akhir Juli 2016 lalu, telah efektif melayani aduan darurat masyarakat melalui nomor pengaduan 112.

Nomor tersebut bisa diakses 24 jam dan bebas pulsa.

Ketika warga menelepon ke nomor 112 dan menyampaikan laporannya, petugas segera menghubungi OPD terkait untuk segera menindaklanjuti laporan itu dengan menerjunkan petugas ke lokasi.

Pusat Kendali ini juga bisa memangkas alur birokrasi penanganan bencana.

Bila selama ini, dinas yang menangani masalah darurat seperti Dinas Kebakaran atau Bakesbang Linmas ataupun memiliki posko sendiri-sendiri.

Dengan Command Center ini, OPD tersebut akan disinergikan dalam satu ruangan untuk memantau kondisi kota selama 24 jam dan menerima laporan masyarakat.

You may also like...

Sampaikan komentar terbaik Anda