Warga Kesusahan, Rumah Makan di Sempaja Ini Timbun 50 Tabung 3 Kg

Sebuah rumah makan di kawasan Sempaja, Samarinda Utara, Kalimantan Timur, ditemukan menimbun tak kurang 50 tabung elpiji subsidi 3 kilogram.

Padahal bahan bakar gas tersebut seharusnya hanya untuk rumah tangga warga miskin.

Temuan ini terungkap saat inspeksi mendadak (sidak) Komisi II DPRD Kota Samarinda, beberapa hari lalu.

“Dari pengakuan pemilik rumah makan itu, dia dapat pasokan 15 tabung setiap hari. Ini juga sangat memengaruhi kuota, sementara masyarakat hanya boleh membeli satu tabung,” ungkap Sekretaris Komisi II DPRD Samarinda, Sarwono.

Selain menyasar rumah makan, sidak ini juga mendatangi sejumlah pangkalan penjualan elpiji guna menindaklanjuti terjadinya kelangkaan elpiji 3 kg di Samarinda.

Dari penjelasan pihak pangkalan terungkap pula bahwa distribusi elpiji dari Pertamina hingga pangkalan penjualan sebenarnya tidak mengalami kendala atau pengurangan, karena persoalan terjadi pada sistem distribusi pengecer.

“Para pengecer ternyata sering melakukan penimbunan, mempermainkan kuota, hingga mempermainkan harga di pasaran,” jelasnya.

Dari pengakuan sejumlah masyarakat, kelangkaan elpiji tabung 3 kilogram sudah berlangsung cukup lama, sehingga mereka kesusahan memperolehnya.

Meski ada yang menjual, harganya naik dan setiap warga hanya boleh membeli satu tabung gas.

“Harganya juga naik dari toko satu ke toko lainnya, rata-rata ada selisih Rp2.000 sampai Rp5.000 per tabungnya,” ujar Hadi, warga Jalan dr Sutomo.

Pekan lalu, Pertamina telah menggelar operasi pasar elpiji 3 kilogram di sejumlah wilayah di Kota Samarinda dan Bontang untuk mengatasi terjadinya kelangkaan elpiji di pasaran.

Ribuan tabung elpiji melon digelontorkan pada operasi pasar itu.

Pertamina juga telah mengadakan operasi pasar elpiji di wilayah Balikpapan.

Pada kegiatan ini disiapkan lebih dari 5.000 tabung elpiji kemasan 3 kilogram untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.

Bagaimana menurut Anda? Tulis pendapatmu di kolom komentar

You may also like...

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *