Yang Lain Tak Mau, Hanya Distributor Ini Bantu Atasi Harga Bawang Putih di Samarinda

Akhirnya bawang putih seharga Rp40 ribu per kilogram telah disalurkan kepada masyarakat Samarinda sejak Kamis sore 9 Mei 2019.

Sebanyak 58,176 ton digelontorkan Perusahaan Daerah Pergudangan dan Aneka Usaha (PDPAU) Kota Samarinda selaku pelaksana penjualan ke kecamatan dan kelurahan.

Setiap kepala keluarga dijatah 1 kilogram lewat ketua RT masing-masing.

Puluhan ton bawang putih itu dibeli Pemkot Samarinda dari distributor UD Surya Alam.

Wali Kota melalui Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Samarinda Sugeng Chairuddin memuji pihak UD Surya Alam yang mau membantu Pemkot mengatasi harga bawang putih.

“Menyampaikan amanah Pak Wali, beliau sangat mengapresiasi dan akan memberikan penghargaan kepada UD Surya Alam sebagai satu-satunya distributor yang mau menjual murah, ujar Sugeng.

Dikatakan, distributor lainnya justru menawarkan harga Rp42.500 per kilonya.

Dengan menjual murah kepada Pemkot, UD Surya Alam jika diestimasikan dengan harga Rp42.500 dia sama saja melepas keuntungan Rp 1 miliar.

“Bukan dia menjual rugi kepada Pemkot, tapi masih ada untungnya, tapi tidak sebanyak ketika dia menjual Rp 42.500,” ucap mantan Camat Sungai Kunjang ini didampingi sejumlah pejabat antara lain Kepala Dinas Perdagangan Marnabas Patiroy, Sekretaris Diskominfo Masrullah, dan Sekretaris Dishub Herwan Rivai.

“Distributor yang tidak mau membantu, itu perizinannya perlu dipertanyakan,” lanjut Sugeng.

Menurut Sugeng, inovasi diskresi dengan melakukan pembelian ke distributor dan menyalurkan lewat RT merupakan inovasi baru yang terbukti bisa mengendalikan harga di pasaran yang sempat meroket hingga Rp 140 ribu.

Ia menjelaskan pola yang dilakukan ini bukan untuk mematikan pedagang, tapi dilakukan untuk mengendalikan harga akibat ulah dari oknum spekulan.

Adapun warga yang membeli harus membawa KK dan KTP, tujuannya untuk mengantisipasi oknum yang memanfaatkan hal ini.

“Tanpa identitas, kita tidak tahu siapa tahu ada spekulan yang membeli. Sama saja kita kebobolan lagi, dan bawang putih menghilang lagi seperti yang 16 ton operasi pasar itu,” tandasnya.

APRESIASI BI

Kepala Tim Pengembangan Ekonomi Bank Indonesia Perwakilan Kaltim Prabu Dewanto sangat mengapresiasi inovasi yang dilakukan Pemkot Samarinda dalam mengendalikan harga komoditi, sehingga inflasi bisa terjaga.

“Harapan kita, apa yang dilakukan Pemkot Samarinda ini bisa ditiru daerah lainnya,” ucap Prabu sebagaimana rilis resmi Pemkot Samarinda.

Begitu pula warga RT 31 kelurahan Air Putih dengan kompak mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kota sehingga mereka bisa membeli dengan harga yang jauh lebih murah di pasaran sekarang.

Bagaimana menurut Anda? Tulis pendapatmu di kolom komentar

You may also like...

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *