Ikhtiar IPSI Kukar Tingkatkan SDM Pelatih Pencak Silat

Ikhtiar IPSI Kukar Tingkatkan SDM Pelatih Pencak Silat

HARIANKALTIM.COM – Pengurus Kabupaten (Pengkab) Ikatan Pencak Silat Indonesia (lPSI) Kutai Kartanegara (Kukar) menggelar Penataran Pelatih Tingkat Daerah (P2TD), di Hotel Grand Fatma, Tenggarong, Kamis malam (13/10/2022).

Kegiatan yang dibuka oleh Siswo Cahyono SE, Ketua Pengkab IPSI Kukar dan juga Wakil Ketua III Pengurus Daerah (Pengda) IPSI Kalimantan Timur ini dihadiri pula pejabat Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kukar Sapri, dan Yane Candra selaku Ketua Pusdiklat Tribuana.

Saat ditemui usai pembukaan, Siswo menjelaskan Penataran Pelatih Tingkat Daerah Pencak Silat se-Kalimantan Timur ini diprakarsai oleh IPSI Kukar.

Pesertanya dari 10 kabupaten/kota yang ada di Kaltim, dan sebagian lagi mayoritas dari Kukar karena dari Kukar yang menginisiasi kegiatan ini.

“Jadi, kehadiran saya di sini, satu sisi mewakili IPSI Kaltim karena ketua berhalangan hadir, sehingga saya selaku Wakil Ketua III di IPSI Kaltim sekaligus Ketua IPSI Kukar membuka acara pada malam hari ini,” jelas Siswo.

Diterangkan, Penataran ini merupakan tahapan kedua setelah Penataran Tingkat Kabupaten.

Ikhtiar IPSI Kukar Tingkatkan SDM Pelatih Pencak Silat
Siswo Cahyono SE, Ketua Pengkab IPSI Kukar dan juga Wakil Ketua III Pengurus Daerah (Pengda) IPSI Kalimantan Timur. (foto: akmal hafidz/hariankaltim.com)

“Yang sudah memiliki sertifikat pelatih tingkat kabupaten, maka dilakukan peningkatan SDM kembali pelatih untuk tingkat daerah. Tujuannya adalah untuk menghadapi banyaknya aktivitas, momen, kegiatan-kegiatan maupun even pertandingan pencak silat,”¬†terangnya.

Siswo mengatakan, Kabupaten Kukar tidak bisa dipungkiri memiliki atlet-atlet berprestasi, mulai dari skala kabupaten, daerah atau provinsi, maupun nasional.

“Tentunya hal ini harus diimbangi dengan SDM para pelatih yang bagus,” ujarnya.

Tujuannya, lanjut dia, meningkatkan SDM para pelatih sehingga akan lebih lagi mempunyai bibit-bibit berkualitas yang terarah dan juga keabsahan dari pelatih pun tersertifikasi.

“Karena selama ini mereka (pelatih) ini hanya otodidak, mereka punya kemampuan tapi secara sertifikasi mereka tidak punya, sehingga bila ada even-even kegiatan daerah maupun nasional, perwakilan pelatih banyak yang tidak dilibatkan,” ulasnya.

Makanya, ia sangat berharap, setelah mengikuti kegiatan ini para pelatih yang sudah mendapatkan pembekalan ilmu peningkatan sumber daya pelatih, dapat mengaplikasikan kepada para atlet dan siswa-siswa yang ingin berprestasi di cabang olahraga pencak silat.

“Harapan kami juga dengan banyaknya para pelatih yang sudah tersertifikasi naik grade ini tentunya membawa kemajuan prestasi, dan kita (pelatih) dapat ikut berpartisipasi dalam setiap even-even pencak silat baik tingkat daerah maupun nasional,” tukasnya.

INTERNASIONAL

Di tempat yang sama, Sapri selaku perwakilan Dispora Kukar menyampaikan bahwa Dispora sangat mendukung kegiatan ini karena peran pelatih sangat penting khususnya dalam olahraga pencak silat.

“Karena untuk mengangkat harkat dan martabat itu butuh sebuah legalitas yang ada,” ujarnya.

Ikhtiar IPSI Kukar Tingkatkan SDM Pelatih Pencak Silat
Sapri selaku perwakilan Dispora Kukar. (foto: akmal hafidz/hariankaltim.com)

Dan kegiatan ini, sambung dia, memang perlu dilakukan karena medali emas yang diraih Cabor pencak silat sudah banyak sekali.

“Karena standar atlet kita ini sudah sampai kepada standar internasional. Oleh karenanya SDM pelatihnya juga harus kita tingkatkan lagi, tentang penanganan atlet, baik itu untuk atlet pemula, berkembang maupun juga yang sudah mempunyai prestasi,” ulas Sapri.

Dispora sendiri, sambung dia, bermitra dengan KONI, Cabor, dan juga Pusdiklat Tribuana, sehingga kegiatan ini bisa terselenggara selama kurang lebih 4 hari sampai hari minggu nanti.

Ia pun berharap para pelatih semakin bersemangat karena cukup banyak pelatih-pelatih muda yang nanti akan menangani atlet-atlet pencak silat ke depannya.

“Cukup banyak juga peserta kegiatan ini dari umur 35 tahun ke bawah, hal ini merupakan sebuah bentuk semangat yang besar para pelatih untuk mengembangkan SDM pencak silat ini,” tutupnya.

UPGRADE SKILL

Sementara itu, Ketua Pusdiklat Tribuana, Yane Chanda mengatakan, tujuan kegiatan ini adalah untuk mengupgrade skill, pengetahuan, dan tujuan utamanya tentu untuk meningkatkan SDM dari para pelatih itu sendiri.

Ikhtiar IPSI Kukar Tingkatkan SDM Pelatih Pencak Silat
Ketua Pusdiklat Tribuana, Yane Chanda.(foto: akmal hafidz/hariankaltim.com)

“Bila para pelatih ini memiliki input yang bagus dan baru, maka outputnya nanti para siswanya memiliki kualitas yang bagus pula untuk Kaltim nantinya,” ujar Yane.

Ia juga berharap karena ini merupakan kegiatan untuk meningkatkan sumber daya manusia, maka ada goals yang ingin dicapai.

“Pertama, tentunya agar cabor pencak silat ini semakin maju dan berkembang, lalu yang kedua kami harapkan pencak silat nantinya akan mengalami peningkatan dalam menorehkan prestasi yang lebih baik lagi,” pungkasnya. (AH/ADV/DISPORA)

Permintaan ralat, koreksi, revisi maupun hak jawab, silakan WA 0821-522-89-123 atau email: hariankaltim@ gmail.com