HARIANKALTIM.COM – Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) meminta pasar murah tetap digelar hingga akhir tahun anggaran, terutama di wilayah yang terdampak kekeringan.
Hal itu disampaikan Sekretaris Daerah (Sekda) Kukar Sunggono saat meninjau Bazar Murah TNI di halaman Makodim 0906/Kukar, Jalan KH Ahmad Muksin, Kelurahan Timbau, Tenggarong, Selasa (22/9/2026).
Bazar tersebut digelar dalam rangka memperingati HUT ke-81 TNI. Sejumlah kebutuhan pokok dijual dengan harga lebih rendah dari harga yang biasa ditemukan masyarakat.
Sunggono mengecek langsung harga sejumlah komoditas. Minyak goreng memiliki selisih sekitar Rp1.500, telur sekitar Rp3.000 hingga Rp5.000, sedangkan beras SPHP sekitar Rp3.000 lebih murah.
Ia meminta Dinas Perdagangan Kukar melanjutkan pasar murah hingga akhir tahun anggaran. Wilayah yang terdampak kekeringan menjadi salah satu sasaran.
“Di akhir tahun anggaran ini saya sarankan kepada teman-teman dari Dinas Perdagangan tetap melaksanakan. Sesuai arahan Bupati, khususnya di wilayah-wilayah yang terkena musibah kekeringan,” ujarnya.
Sunggono menyebut pasar murah yang digelar Pemkab Kukar sebelumnya telah menjangkau lebih dari 47 titik.
Komandan Kodim 0906/Kukar Letkol Arm Benny Budiman mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari rangkaian HUT ke-81 TNI sekaligus bentuk kepedulian kepada masyarakat.
Menurutnya, Kodim menggandeng Bulog untuk menyediakan kebutuhan pokok dengan harga terjangkau. Pelaku UMKM juga diberi ruang untuk memasarkan produknya.
“Harapannya terjadi kedekatan TNI dengan masyarakat, sehingga TNI dengan rakyat itu manunggal dan bersatu sebagai pilar kekokohan serta kedaulatan bangsa dan negara,” kata Benny.
Selain kebutuhan pokok, bazar juga menghadirkan produk UMKM lokal dan produk keterampilan keluarga prajurit.
WARGA ANTUSIAS
Bazar Murah TNI mendapat sambutan dari masyarakat. Warga mendatangi stan yang menyediakan beras, telur, minyak goreng dan kebutuhan rumah tangga lainnya.
Anita, warga Tenggarong, mengaku terbantu dengan harga yang ditawarkan.
“Harganya cukup membantu, apalagi kebutuhan pokok seperti beras, minyak dan telur memang selalu dibutuhkan,” ujar Anita. (ADV DISKOMINFO KUKAR/ASH)


