Kukar  

Pemkab Kukar Perluas Akses Kerja Lokal melalui Pelatihan Industri Migas

Pemkab Kukar Perluas Akses Kerja Lokal melalui Pelatihan Industri Migas

HARIANKALTIM.COM – Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Pemkab Kukar) memperluas akses kesempatan kerja bagi masyarakat lokal melalui peningkatan kompetensi sumber daya manusia (SDM). Salah satu upaya tersebut diwujudkan melalui Program BEST yang menyiapkan calon tenaga kerja untuk memenuhi kebutuhan industri minyak dan gas bumi (migas).

Kepala Dinas Transmigrasi dan Tenaga Kerja (Distransnaker) Kukar, Dendy Irwan Fahriza, mengatakan pemerintah daerah mengupayakan agar masyarakat lokal mendapatkan porsi lebih besar dalam program peningkatan keterampilan tersebut.

Distransnaker Kukar menargetkan 60 persen dari total peserta Program BEST berasal dari Kabupaten Kutai Kartanegara. “Kebijakan ini dimaksudkan agar masyarakat setempat memiliki kesempatan lebih luas untuk mempersiapkan diri memasuki industri migas,” jelasnya.

Program BEST direncanakan diikuti 44 peserta dan dijadwalkan diluncurkan pada 4 November 2026. Persiapannya dibahas melalui koordinasi Distransnaker Kukar bersama sejumlah mitra pada 28 Oktober 2026.

Program ini melibatkan PT Searah, Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia (PPSDM) Migas, SKK Migas, serta Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS).

Dendy menjelaskan, pelatihan tersebut dirancang untuk membekali peserta dengan kemampuan yang relevan dengan kebutuhan industri. Materinya meliputi bahasa Inggris, pengembangan soft skills, basic operation, serta penjurusan berdasarkan minat dan bakat peserta.

Selain pembelajaran teori, peserta juga mendapatkan pengalaman melalui praktik kerja. Kombinasi pembekalan tersebut diharapkan membantu peserta memahami lingkungan industri sekaligus meningkatkan kesiapan menghadapi tuntutan pekerjaan di sektor migas.

Menurut Dendy, peningkatan kompetensi menjadi salah satu faktor penting agar tenaga kerja lokal mampu bersaing mendapatkan peluang kerja. Karena itu, pelatihan perlu disesuaikan dengan kebutuhan perusahaan dan perkembangan industri.

Selain Program BEST, Distransnaker Kukar juga menyiapkan kegiatan Searah Muara Bakau Goes to Campus. Kegiatan ini menyasar sekitar 300 mahasiswa dan lulusan perguruan tinggi di Balikpapan serta Universitas Mulawarman Samarinda.

Melalui kegiatan tersebut, generasi muda diharapkan memperoleh informasi mengenai industri hulu migas, peluang karier, serta kompetensi yang dibutuhkan untuk memasuki sektor tersebut.

Pemkab Kukar berharap kolaborasi dengan perusahaan dan lembaga pengembangan SDM dapat memperkuat kesiapan tenaga kerja daerah. Dengan keterampilan yang sesuai kebutuhan industri, masyarakat lokal diharapkan memiliki peluang lebih besar untuk berpartisipasi dalam kegiatan ekonomi di daerahnya. (ADV DISKOMINFO KUKAR/ASH)

Permintaan ralat, koreksi, revisi maupun hak jawab, silakan WA 0821-522-89-123 atau email: hariankaltim@ gmail.com