HARIANKALTIM.COM – Dinas Sosial Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) mematangkan persiapan peringatan Hari Pahlawan 2026. Sejumlah instansi dilibatkan untuk memastikan rangkaian kegiatan pada 10 November mendatang berjalan lancar.
Persiapan tersebut dibahas dalam rapat koordinasi yang berlangsung di Ruang Rapat Sekretaris Daerah Kabupaten Kukar, Senin (2/11/2026), pukul 09.00 WITA.
Kepala Dinas Sosial Kukar, Rinda Desianti, S.Sos., M.Si., memimpin rapat tersebut. Pembahasan mencakup kesiapan upacara peringatan Hari Pahlawan serta kegiatan ziarah dan tabur bunga di Taman Makam Pahlawan (TMP).
Dua agenda tersebut menjadi bagian penting dalam peringatan Hari Pahlawan yang diperingati setiap 10 November. Upacara bendera menjadi momentum mengenang perjuangan para pahlawan, sedangkan ziarah dan tabur bunga merupakan bentuk penghormatan kepada mereka yang telah gugur membela bangsa.
Dalam rapat tersebut, Dinsos Kukar mengoordinasikan kebutuhan pelaksanaan kegiatan bersama sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) dan instansi terkait.
Koordinasi diperlukan agar setiap instansi memahami tugas dan tanggung jawab masing-masing. “Dengan demikian, persiapan teknis, dukungan personel, serta kebutuhan sarana dan prasarana dapat dipenuhi sesuai perencanaan,” ujarnya.
Rangkaian peringatan Hari Pahlawan 2026 direncanakan berlangsung di dua lokasi. Pertama, upacara bendera di halaman Kantor Bupati Kukar. Kedua, upacara dan ziarah tabur bunga di Taman Makam Pahlawan.
Keterlibatan berbagai instansi menunjukkan bahwa penyelenggaraan peringatan Hari Pahlawan membutuhkan kerja sama lintas sektor. Mulai dari dukungan pengamanan, kesehatan, transportasi, hingga kesiapan lokasi kegiatan.
Bagi Dinas Sosial, persiapan ini bukan sekadar memastikan kegiatan seremonial terlaksana. Peringatan Hari Pahlawan juga menjadi sarana mengingatkan masyarakat tentang nilai perjuangan, pengorbanan, persatuan, dan kepedulian terhadap sesama.
Nilai-nilai tersebut perlu terus diwariskan kepada generasi muda. Semangat kepahlawanan tidak hanya diwujudkan melalui perjuangan di medan perang, tetapi juga melalui tindakan nyata dalam kehidupan sehari-hari.
Sikap rela berkorban, gotong royong, menjaga persatuan, dan membantu masyarakat yang membutuhkan merupakan bagian dari nilai perjuangan yang relevan hingga saat ini.
Melalui persiapan peringatan Hari Pahlawan 2026, Pemkab Kukar berharap momentum 10 November tidak berhenti sebagai agenda tahunan. Lebih dari itu, peringatan ini diharapkan dapat memperkuat penghargaan masyarakat terhadap jasa para pahlawan sekaligus menumbuhkan semangat melanjutkan perjuangan melalui pembangunan daerah. (ADV DISKOMINFO KUKAR/ASH)


