SOROTAN
FAM Resmi Laporkan Kasus Miliaran Baznas Kaltim ke Kejaksaan        Salah Satu SPBU Baru di Samarinda Diduga Langgar Aturan      Kontraktor Curhat Setoran Naik Jadi 15 Persen      Warga Tetangga PDAM Ngaku Tak Pernah Dapat Bantuan CSR      Ada Tulisan Parkir Gratis, Tapi Jukir di Minimarket Masih Dibiarkan

121 Kapal Nelayan Diukur, Kerja Sama Diskan Samarinda, DKP Kaltim, dan KSOP

121 Kapal Nelayan Diukur, Kerja Sama Diskan Samarinda, DKP Kaltim, dan KSOP
Amiruddin selaku Sekretaris Kelompok Nelayan "Samudera Nusantara" bersama anggotanya

Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Provinsi Kalimantan Timur bersama Dinas Perikanan (Diskan) Kota Samarinda, bekerjasama dengan Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas II Samarinda, tadi pagi, melaksanakan kegiatan Fasilitasi Pengukuran Kapal-Kapal Perikanan.

Tujuannya, selain untuk perlindungan para nelayan, juga dapat berguna demi keselamatan mereka dalam melakukan pelayaran.

121 Kapal Nelayan Diukur, Kerja Sama Diskan Samarinda, DKP Kaltim, dan KSOP
Kepala Bidang Perikanan Tangkap DKP Kaltim, Patrijansyah saat menyampaikan penjelasan kepada para nelayan.

“Kami hanya memfalisitasi kegiatan pengukuran kapal nelayan yang berukuran kecil, kapasitas di bawah 5 ton saja,” ungkap Kepala Bidang Perikanan Tangkap DKP Kaltim, Patrijansyah kepada HarianKaltim.com, Jumat (11/02/2022).

Sementara, Kepala Bidang Usaha Perikanan Tangkap Diskan Kota Samarinda, Ratnawati menerangkan, hari ini ada 121 kapal nelayan yang terdaftar untuk melakukan kegiatan pengukuran, dari seluruh nelayan yang tersebar di Samarinda.

121 Kapal Nelayan Diukur, Kerja Sama Diskan Samarinda, DKP Kaltim, dan KSOP
Kepala Bidang Usaha Perikanan Tangkap Dinas Perikanan Kota Samarinda, Ratnawati

“Diharapkan bagi nelayan yang belum, agar dapat segera melakukan pengukuran, supaya mendapatkan izin,” imbaunya.

Karena selama ini, lanjut dia, para nelayan mendatangi KSOP sendiri untuk melakukan pengukuran.

Makanya, dengan kegiatan in diharapkan seluruh nelayan di Samarinda dapat dengan mudah mendapatkan surat perizinan untuk melakukan kegiatan pelayaran.

Di tempat yang sama, Amiruddin selaku Sekretaris Kelompok Nelayan “Samudera Nusantara” merasa bersyukur.

“Alhamdullillah, dengan adanya kegiatan ini, kami bisa mendapatkan BBM bersubsidi, dan juga diharapkan mendapatkan bantuan dari pemerintah berupa kapal atau mesin. Karena selama ini memang belum pernah sama sekali mendapatkan bantuan apapun,” tuturnya.

Adapun sertifikasi yang didapatkan nelayan hari ini, butuh waktu hingga 2 bulan untuk mendapatkannya.

Ini karena banyaknya kapal yang dilakukan pengukuran dan perhitungan serta pemeriksaan kelengkapan marine-nya.

121 Kapal Nelayan Diukur, Kerja Sama Diskan Samarinda, DKP Kaltim, dan KSOP
Rollan, Ahli Ukur Kapal dari KSOP Kelas II Samarinda

“Sehingga bisa kami terbitkan Pas Kecil (Surat Tanda Kebangsaan Kapal. red),” jelas Rollan, Ahli Ukur Kapal dari KSOP Kelas II Samarinda. (RS)