HARIANKALTIM.COM – Kabut asap sempat menyelimuti sejumlah wilayah Kutai Kartanegara menjelang pembukaan Erau Adat Kutai 2026. Kondisi tersebut menjadi perhatian Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Pemkab Kukar) dalam menyiapkan rangkaian kegiatan.
Pemkab Kukar bersama Kesultanan Kutai Kartanegara Ing Martadipura dan Forkopimda terus memantau kondisi udara selama Erau berlangsung.
Bupati Kukar Aulia Rahman Basri mengatakan, kondisi udara sempat memburuk beberapa hari sebelum pembukaan. Namun, hasil pemantauan menunjukkan kualitas udara mulai membaik.
“Beberapa hari lalu asap memang cukup pekat dan nilai ISPU sempat tinggi. Tapi sekarang angkanya mulai turun,” kata Aulia.
Karena kondisi udara membaik, pembukaan Erau tetap digelar di Stadion Rondong Demang pada Minggu (20/9/2026).
Sementara prosesi adat yang bersifat sakral dilaksanakan di dalam ruangan. Pemerintah juga menyiapkan langkah antisipasi jika kondisi udara kembali memburuk.
Kegiatan di ruang terbuka dapat disesuaikan. Masker juga disiapkan bagi masyarakat dan pengunjung.
Aulia mengatakan penyesuaian tersebut dilakukan agar rangkaian Erau tetap berjalan dengan memperhatikan keselamatan masyarakat.
“Kami ingin semua rangkaian Erau tetap berjalan, tetapi keselamatan masyarakat tetap menjadi perhatian,” ujarnya.
Masyarakat juga diminta menggunakan masker ketika beraktivitas di luar ruangan, terutama jika asap kembali pekat.
Pemkab sebelumnya menginstruksikan penerbitan kebijakan pembelajaran jarak jauh bagi sekolah dan bekerja dari rumah bagi ASN sebagai langkah antisipasi dampak kabut asap.
Warga Rempanga, Kella, berharap kondisi kabut asap tidak membuat harga masker menjadi mahal.
“Jangan sampai harga masker naik karena kondisi seperti ini. Masyarakat sedang membutuhkan,” katanya.
Aulia juga meminta pedagang menjaga harga masker tetap wajar. Pemerintah daerah menyatakan akan mengambil tindakan jika ditemukan penimbunan atau penjualan dengan harga tidak wajar.
Warga Loa Janan, Imelda mengatakan penyesuaian kegiatan Erau perlu dilakukan melihat kondisi cuaca dan udara.
“Cuaca sekarang cukup panas dan ada kabut asap. Jadi kalau ada kegiatan yang disesuaikan, menurut saya tidak masalah. Yang penting Erau tetap berjalan,” ujarnya.
Pemkab Kukar bersama pihak terkait terus memantau kondisi udara selama rangkaian Erau berlangsung. (ADV DISKOMINFO KUKAR/ASH)

