Kemenpora Lakukan Fact Finding Pemuda Pelopor Asal Kaltim

Kemenpora Lakukan Fact Finding Pemuda Pelopor Asal Kaltim

HARIANKALTIM.COM – Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia melalui Asisten Deputi Kepemimpinan dan Kepeloporan Pemuda melakukan fact finding (peninjauan fakta lapangan) terhadap calon pemuda pelopor asal Kalimantan Timur. Tim dari Kemenpora terbagi dalam 3 (tiga tim) yang menyebar ke 3 Kabupaten dan Kota di kaltim, masing-masing Kota Bontang, Kabupaten Kutai kartanegara dan kabupaten Paser.

Sebagaimana diketahui sebanyak 4 Pemuda Benua Etam terpilih sebagai Pemuda Pelopor Kalimantan Timur dan selanjutnya mewakili Kaltim ke tingkat nasional sebagai calon pemuda pelopor nasional dan beberapa waktu lalu telah dinyatakan lolos seleksi adminisitrasi oleh Kemenpora.

Di Kota Bontang, Kemenpora menugaskan Kepala Sub Bidang Daerah Terluar dan Tertinggal pada Bidang Kepeloporan Desa dan Daerah Khusus, Asisten Deputi Kepemimpinan dan Kepeloporan Pemuda, Deputi Bidang Pengembangan Pemuda, Totok Junarwanto didampingi Plt Sub Koordinator Seksi Kepemimpinan, Kepeloporan dan Kemitraan Pemuda Dispora Kaltim Rusmulyadi serta dari Sahabat Miskyat, Machnun Uzni.

Tempat pertama yang didatangi  adalah Calon Pemuda Pelopor Bidang inovasi dan tekhnologi, Kahar Muzakir di area Koperasi PKT Bontang Utara, Rabu (07/09/2022). Disampaikan kahar bahwa inovasi yang dibuatnya berangkat dari kegelisahan yang dia rasakan saat melihat data pusat statistik yang menunjukkan masih tingginya angka pengangguran di Kota Bontang.

Ditambah kemunculan pandemi Covid-19 di awal 2020, makin memperparah kondisi di masyarakat yang banyak kehilangan pekerjaan akibat pembatasan aktivitas. Dirinya pun merasa terpanggil untuk membantu masyarakat agar tetap mendapatkan penghasilan selama pandemi, dengan mencari berbagai peluang yang bisa berjalan efektif dan optimal dengan menghadirkan standar pelayanan prima melalui jasa kurir lokal dengan nama Bontang Ojek (Bonjek) serta menghadirkan Borneos.co sebagai wadah yang bisa mengakomodasi lebih banyak pelaku UMKM lokal.

Selanjutnya, tim bergerak ke Calon Pemuda Pelopor Bidang Agama, Sosial dan Budaya, Rezky Sarmina Dewi yang menggagas Teras Cinta Yatim Bontang (TCYB) yang hadir menyentuh langsung yatim piatu serta panti jompo dengan sistem door to door, sehingga kehadiran mereka untuk berbagi dan membantu kedua golongan masayarakat itu tepat sasaran.

Sementara di kabupaten Paser, Calon Pemuda Pelopor Bidang SDA, Lingkungan dan Pariwisata, Irma Erpiana memaparkan kepeloporannya di depan Kemenpora yang diwakili Alfan Bahtiar bersama Muhamad Said dari Dispora Kaltim serta Sueardi Sagama dari UIN Samarinda, dimana Irma secara intens membangun promosi pariwisata Kabupaten Paser khususnya terkait kesultanan Paser.

Terakhir Calon Pemuda Pelopor Bidang pangan atas nama Hamzah Al Fauzi yang berani bergerak membangun pangan di Kaltim melalui Desa Dondang Tengah, Kecamatan Muara Jawa, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), sebuah desa pertanian dengan hamparan tanah berkontur gembur. Sekali panen, Hamzah bisa mengumpulkan keuntungan hingga puluhan juta.

Terpisah, Kadispora Kaltim Agus Tianur mengatakan pemuda pelopor merupakan upaya pemerintah melalui Kemenpora yang memberikan penghargaan kepada para pemuda yang telah menunjukkan semangat dalam mengembangkan potensi diri, melakukan terobosan, memberikan jalan keluar atas pelbagai masalah serta karya nyata dalam kepeloporannya yang bermanfaat bagi masyarakat sekitar. “Alhamdulillah 2 tahun terakhir ini kita berhasil melahirkan Pemuda Pelopor Nasional, semoga tahun ini kembali lahir pemuda pelopor nasional dari Kalimantan Timur,” harapnya. (MH/ADV/DISKOMINFO)

 

Permintaan ralat, koreksi, revisi maupun hak jawab, silakan WA 0821-522-89-123 atau email: hariankaltim@ gmail.com