HARIANKALTIM.COM – Bantuan dari Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) dan Tim Penggerak PKK Provinsi Kalimantan Timur mendapat apresiasi dari Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar). Dukungan tersebut dinilai membantu meringankan beban warga terdampak kebakaran di Kecamatan Tenggarong selama masa pemulihan.
Ketua TP PKK Kukar, Andi Deezca Pravidhia Aulia, mengapresiasi perhatian dan kepedulian berbagai pihak terhadap masyarakat terdampak. Menurutnya, kebersamaan dan dukungan lintas lembaga menjadi kekuatan penting bagi warga untuk melewati masa sulit dan menata kembali kehidupan mereka.
Apresiasi juga disampaikan Lurah Loa Ipuh, Joko Adi Wibowo. Ia mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah memberikan bantuan dan perhatian kepada warga terdampak kebakaran.
“Dukungan ini sangat berarti bagi masyarakat yang sedang berupaya memulihkan kondisi setelah kehilangan tempat tinggal dan harta benda,” ujarnya.
Pemerintah Kabupaten Kukar juga terus melakukan pendampingan kepada warga. Salah satunya melalui bantuan pengurusan administrasi kependudukan, termasuk surat-menyurat dan akta kelahiran yang hilang atau rusak akibat kebakaran. Langkah ini dilakukan agar warga tetap dapat mengakses pelayanan publik dan memperoleh kembali dokumen penting mereka.
Bantuan disalurkan pada Kamis (29/10/2026) di dua lokasi, yakni RT 33 Kelurahan Melayu serta RT 26 dan RT 61 Kelurahan Loa Ipuh, Kecamatan Tenggarong.
Ketua TP PKK Provinsi Kaltim, Syarifah Suraidah Harum, bersama jajaran turut mengunjungi warga terdampak. Selain menyerahkan dukungan, kunjungan tersebut menjadi kesempatan untuk memberikan penguatan moril kepada masyarakat.
Salah satu bantuan yang disalurkan berasal dari BAZNAS Provinsi Kaltim. Melalui kunjungan tersebut, BAZNAS memberikan paket sanitasi senilai Rp22.989.500 kepada 112 kepala keluarga di dua lokasi kebakaran.
Wakil Ketua IV BAZNAS Kaltim, Achmad Suparno, menjelaskan bahwa bantuan tersebut diberikan berdasarkan pertimbangan kebutuhan warga. Menurutnya, bantuan sembako, beras, dan bahan pangan lainnya telah banyak disalurkan berbagai pihak.
Karena itu, BAZNAS Kaltim memilih memberikan bantuan perlengkapan sanitasi untuk melengkapi kebutuhan dasar masyarakat selama masa pemulihan.
Setiap paket berisi handuk besar, sabun mandi cair, sampo, pasta gigi, sikat gigi, sabun cuci cair atau bubuk, serta pewangi pakaian.
Berdasarkan data yang disampaikan dalam kegiatan tersebut, kebakaran di Kelurahan Melayu berdampak terhadap 75 kepala keluarga atau 277 jiwa. Sebanyak 35 rumah terdampak dalam peristiwa tersebut.
Sementara itu, kebakaran di wilayah RT 26 dan RT 61 Kelurahan Loa Ipuh mengakibatkan 11 rumah terbakar dan empat rumah lainnya terdampak. Peristiwa tersebut berdampak terhadap 19 kepala keluarga dan menyebabkan tiga orang meninggal dunia. (ADV DISKOMINFO KUKAR/ASH)


