HARIANKALTIM.COM — Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) melalui Dinas Kearsipan dan Perpustakaan (Diarpus) menggelar Workshop dan Entry Meeting Pengawasan Kearsipan Internal Tahun 2025 di Hotel Grand Fatma Tenggarong, Kamis (27/2/2025). Kegiatan ini mengusung tema “Kearsipan yang Berkelanjutan untuk Masa Depan yang Terbaik.”
Asisten I Setkab Kukar, Akhmad Taufik Hidayat, menekankan pentingnya pengelolaan arsip yang autentik, utuh, dan terpercaya sebagai bagian dari akuntabilitas pemerintahan. Ia juga mendorong seluruh perangkat daerah agar lebih tertib dalam pengelolaan arsip sesuai kaidah dan peraturan perundang-undangan.
“Pengawasan ini penting karena menjadi bagian dari penilaian reformasi birokrasi, sekaligus mendorong terciptanya budaya arsip yang berkesinambungan,” ujarnya.
Kepala Diarpus Kukar, Hj. Aji Lina Rodiah, menjelaskan bahwa pengawasan meliputi aspek penciptaan, pemeliharaan, penyusutan, serta kesiapan SDM dan sarana-prasarana kearsipan. Setiap perangkat daerah diwajibkan menyiapkan bukti fisik dari satu unit kearsipan dan dua unit pengolah sesuai formulir ASKI.
Audit tahun ini menyasar Bidang Pengembangan SDM serta Bidang Pengadaan, Pemberhentian, dan Penilaian Kinerja Aparatur.
Lina juga menyampaikan capaian kearsipan Kukar, termasuk predikat terbaik pertama tingkat kabupaten/kota se-Kaltim pada 2023 dan penghargaan memuaskan dari ANRI pada 2024. Jumlah OPD dengan predikat memuaskan juga meningkat dari dua OPD (2023) menjadi 17 OPD (2024).
Kegiatan ini diikuti 120 peserta dari seluruh perangkat daerah dan Unit Pengolah Pencipta Arsip (UPPA), baik secara luring maupun daring.
Sebagai penutup, diberikan penghargaan kepada OPD dan kecamatan dengan kinerja kearsipan terbaik. Kategori memuaskan diraih antara lain oleh Diarpus, Bapenda, Dishub, BPKAD, RSUD AM Parikesit, serta Diskominfo. Sementara Kecamatan Muara Badak, Tenggarong, dan Marangkayu meraih kategori sangat baik. (ADV DISKOMINFO KUKAR/HE/ASH)

