banner 728x90

Penanganan Stunting Bisa Menggunakan Pangan Lokal Sebagai Alternatif

Penanganan Stunting Bisa Menggunakan Pangan Lokal Sebagai Alternatif

HARIANKALTIM.COM – Uzah Maria Ulfah, seorang Analis Gizi dari Dinas Kesehatan Kalimantan Timur menyebut, dalam menangani stunting tidak lagi hanya mengandalkan biskuit MPASI, namun kini fokus berpindah ke penggunaan pangan lokal yang tersedia di daerah setempat sebagai alternatif yang lebih baik.

“Pada tahun 2023, kita menitikberatkan pada penggunaan pangan lokal seperti lele, telur, sayuran seperti bawis, atau ikan tuna, tergantung pada ketersediaan di daerah masing-masing,” ungkapnya.

Saat ini, bagian terpenting adalah variasi dalam menu makanan anak. Karena Dinkes Kaltim bertujuan agar makanan yang diberikan tidak hanya bergizi, tetapi juga mudah diakses oleh masyarakat.

Selain itu, Uzah mengingatkan agar ibu muda tidak latah dalam berkiblat untuk membuat MPASI anak di media sosial pada sumber yang tidak terpercaya.

“Kami berusaha meningkatkan kesadaran akan pentingnya nutrisi yang baik, terutama untuk anak-anak. Memahami bagaimana memberikan makanan yang sesuai dengan kebutuhan mereka adalah langkah kunci dalam mencegah stunting,” ungkapnya.

Apalagi masalah stunting telah lama menjadi perhatian serius yang memengaruhi perkembangan anak-anak di wilayah Kalimantan Timur. Hasil Survei Status Gizi Indonesia (Survei Status Gizi Indonesia atau SSGI) menunjukkan adanya korelasi antara kasus stunting dan tingkat kekurangan berat badan pada anak-anak.

Stunting seringkali menjadi masalah gizi yang muncul pada usia dini. Anak-anak yang mengalami kekurangan berat badan dan gizi kurang selama periode ini dapat menghadapi dampak serius pada perkembangan fisik dan mental mereka. Masalah gizi di masa lalu, terutama jika ada riwayat gizi buruk, dapat memengaruhi masa depan anak.

Dengan fokus baru pada penyediaan makanan lokal yang beragam dan bergizi, Dinas Kesehatan Kalimantan Timur berkomitmen untuk mengurangi prevalensi stunting pada anak-anak dan memastikan mereka memiliki akses ke makanan yang mendukung pertumbuhan dan perkembangan yang optimal. (ADV/YSN)

Permintaan ralat, koreksi, revisi maupun hak jawab, silakan WA 0821-522-89-123 atau email: hariankaltim@ gmail.com