HARIANKALTIM.COM – Terik matahari yang menyelimuti Kota Samarinda belakangan ini membuat banyak orang memilih mencari tempat rekreasi yang sejuk untuk melepas penat.
Itulah yang dilakukan Arika, warga Samarinda. Bersama ibu dan adiknya, ia menghabiskan waktu berlibur di Samarinda Theme Park, Jalan D.I. Panjaitan, Lempake, Kecamatan Samarinda Utara, Kamis (30/07/2026).
Namun, kunjungan Arika kali ini terasa berbeda. Ia datang bersama rombongan Perkumpulan Penyandang Disabilitas Indonesia (PPDI) Kalimantan Timur yang menggelar kegiatan rekreasi bersama.
Perwakilan pengurus PPDI Kaltim, Nurul Widayani, didampingi Marketing Communication Samarinda Theme Park, Hasan, mengatakan kegiatan tersebut dirancang sebagai wisata yang inklusif bagi penyandang disabilitas.
Sebanyak 150 penyandang disabilitas, mulai dari anak-anak hingga orang dewasa, mengikuti kegiatan tersebut. Bersama para pendamping, jumlah peserta yang hadir mencapai sekitar 300 orang.
“Teman-teman bisa menikmati seluruh wahana sepuasnya dari pagi sampai malam sesuai jam operasional,” ujar Nurul.
Hasan menjelaskan, kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen pengelola untuk menghadirkan destinasi wisata yang ramah bagi semua kalangan.
Menurutnya, pada 2025 lalu manajemen telah memberikan pelatihan khusus kepada seluruh staf agar mampu memberikan pelayanan yang inklusif kepada pengunjung penyandang disabilitas.
Upaya tersebut pun mendapat apresiasi dari PPDI Kaltim dengan memberikan penghargaan kepada Samarinda Theme Park sebagai wahana wisata pertama di Kalimantan Timur yang menyelenggarakan pelatihan pelayanan inklusif.
Konsep tersebut langsung dirasakan Arika dan keluarganya selama menikmati berbagai wahana.
Ia mengaku paling menyukai wahana salju yang menjadi pelarian sempurna dari cuaca panas Samarinda.
“Paling suka saya, adik, dan ibu main di wahana salju. Pas udara lagi panas, healing ke sini rasanya adem banget. Kita juga sudah disiapkan jaket, sepatu boots, dan sarung tangan oleh pengelola,” katanya.
Tak hanya itu, Arika juga mencoba wahana Virtual Reality (VR) dan menikmati aneka jajanan, termasuk gulali, bersama keluarganya.
Bagi Arika, pengalaman berlibur bersama rombongan PPDI Kaltim menjadi momen yang tak terlupakan.
“Sangat recommended buat liburan. Saya baru pertama kali datang ke sini bareng adik dan ibu. Semoga ke depannya wahananya makin banyak. Tadi sempat lihat ada kolam renang di atas, tapi sayang nggak bawa baju ganti,” ujarnya sambil tersenyum. (MP)

